Akses Pelabuhan Ciwandan Tersumbat, ASDP Jamin Tiket Kapal Tetap Berlaku

Penyeberangan di Pelabuhan Ciwandan Terdampak Banjir, Tiket Tidak Hangus

PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry menegaskan bahwa tiket penyeberangan tidak akan hangus meskipun akses menuju Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, terendam banjir. Hal ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan bagi pengguna jasa yang mungkin mengalami keterlambatan dalam proses check-in.

"Kebijakan ini diterapkan dalam situasi force majeure seperti ini, sehingga pengguna jasa tidak perlu khawatir terhadap status tiket mereka," ujar Corporate Secretary ASDP Windy Andale melalui keterangan tertulis.

Kebijakan Refund dan Reschedule Tetap Berlaku

Windy memastikan bahwa pengguna jasa tetap dapat melakukan refund atau reschedule tiket melalui layanan customer service di pelabuhan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk fleksibilitas layanan yang diberikan oleh ASDP kepada pelanggan.

Selain itu, sistem tiket online Ferizy juga telah disesuaikan untuk memastikan proses layanan tetap berjalan lancar, meskipun ada pengalihan operasional akibat banjir.

Pengalihan Operasional ke Pelabuhan Merak

Diketahui, jalan akses menuju Pelabuhan Ciwandan terendam banjir, sehingga pelayanan penyeberangan untuk sepeda motor dan truk logistik dialihkan ke Pelabuhan Merak. Untuk mendukung kelancaran operasional di Pelabuhan Merak, ASDP melakukan sejumlah penyesuaian layanan, termasuk pengoperasian loket tambahan.

Selain itu, diterapkan skema layanan lintas pelabuhan (cross boarding) bagi kendaraan logistik golongan VIB dan VII serta sepeda motor golongan II dan III. Skema ini bertujuan untuk memastikan arus kendaraan tetap terkoordinasi.

Pengendalian Lalu Lintas yang Terencana

Pengendalian lalu lintas dilakukan mulai dari jalur reguler hingga distribusi kendaraan ke dermaga sesuai kapasitas dan kondisi operasional. Petugas juga ditempatkan di titik-titik strategis untuk membantu kelancaran arus serta memberikan informasi langsung kepada pengguna jasa.

"ASDP menegaskan bahwa seluruh langkah tersebut dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan," kata Windy.

Keselamatan Jadi Prioritas Utama

Windy juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca ekstrem, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memantau informasi resmi dari ASDP dan instansi terkait.

Sementara itu, Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan bahwa keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional. "Keselamatan pengguna jasa adalah prioritas utama kami. Bersama Kepolisian dan KSOP, ASDP melakukan pengalihan layanan dari Ciwandan ke Merak," kata Heru.

Menurut Heru, langkah tersebut diambil sebagai upaya antisipatif agar pelayanan penyeberangan tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali. Ia menambahkan, keputusan pengalihan layanan sebelumnya telah dikoordinasikan dengan Polres Cilegon dan KSOP Kelas I Banten.

Hasil koordinasi tersebut menetapkan pengalihan kendaraan yang menuju maupun berasal dari Pelabuhan Ciwandan ke Pelabuhan Merak. "Ini sebagai langkah pengamanan dan pengendalian arus penyeberangan," ujar Heru.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan