Aktivis Virdian Aurellio Mengalami Teror yang Mengancam Nyawanya

Aktivis dan influencer, Virdian Aurellio Hartono, mengalami teror yang sangat mengkhawatirkan. Kaca pintu kanan depan mobil VW Polo miliknya sengaja dipecah oleh orang tak dikenal (OTK) di Jakarta Barat. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 22 Desember 2025 lalu.
Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @virdian_aurellio, Virdian menyebut bahwa kaca mobilnya dipecahkan dengan batu oleh OTK pada dini hari. Ia menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi di Jakarta Barat. Dalam video tersebut, terlihat kaca pintu sisi kanan depan dalam kondisi pecah dan berserakan. Batu yang diduga digunakan untuk memecahkan kaca juga ditemukan di dekat mobil VW Polo putih tersebut.
Selain itu, rumah Virdian juga disebut didatangi oleh dua orang tidak dikenal. Kedua orang tersebut sempat bertanya kepada satpam wilayah setempat mengenai keberadaan Virdian. Awalnya, Virdian enggan mengungkap teror tersebut ke publik karena masih fokus menyalurkan bantuan bagi korban bencana di Sumatera.
"Kenapa selama ini gue memilih diam? Karena gue enggak pengen masalah yang menimpa gue secara personal ini jadi mendistraksi fokus dan misi kemanusiaan kita untuk pemulihan Aceh dan Sumatera," ucap dia.
Namun, akhirnya Virdian memutuskan untuk mengunggah video tersebut ke media sosial karena adanya rangkaian teror kepada beberapa figur publik dan aktivis lainnya selama sepekan terakhir. Ia menyatakan bahwa tindakan tersebut dilakukan oleh pengecut.
"Tapi melihat serangkaian teror yang terjadi kepada sahabat-sahabat gue, konten kreator, aktivis yang lain, ini perlu dibicarakan. Bahwa siapapun yang melakukan teror ini adalah pengecut," ucap Virdian.
Ia menduga teror tersebut menyasar dirinya dan sejumlah aktivis lain karena mengkritik pemerintah dalam menangani bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera. Menurut Virdian, masih ada jutaan warga terdampak bencana yang membutuhkan bantuan untuk bertahan hidup di posko-posko pengungsian hingga hari ini.
"Mereka tidak senang melihat pemerintah, swasta, relawan, LSM, masyarakat kompak untuk pemulihan Aceh dan Sumatera," sambung dia.
Virdian pun mengajak para aktivis dan relawan agar tidak mengalihkan perhatian ke tindakan teror ini dan tetap berfokus menjalankan misi kemanusiaan di Sumatera. Ia menekankan pentingnya untuk tetap kompak dan menjaga semangat bangsa.
"Jangan sampai tindakan pengecut dan juga pemecah belah ini mengganggu misi-misi kemanusiaan kita. Kita lagi kompak, kita lagi jadi bangsa yang besar dan harus terus begitu," ucap Virdian.
Ia berharap agar misi-misi kemanusiaan segera tuntas, Aceh segera pulih, dan Indonesia lekas bangkit kembali. "Terima kasih semuanya," tambah dia.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, mengatakan bahwa polisi akan mendalami perusakan terhadap VW Polo milik Virdian. "Kami akan segera lakukan pengecekan dan pendalaman," kata Arfan saat dikonfirmasi.

Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar