
Inspirasi dari Seorang Pengusaha
Mat Yasin (37), seorang warga Desa Madulang, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menjadi inspirasi bagi banyak orang. Seorang pengusaha besi tua yang sukses di Gresik, Jawa Timur ini, memilih untuk memperbaiki jalan desa menggunakan uang pribadinya. Ia merogoh kocek pribadi hingga senilai Rp2 miliar untuk membangun jalan sepanjang 10 km di tanah kelahirannya.
Jalan yang dibangun mencakup wilayah sepanjang 10 km di perbatasan Sampang dan Pamekasan. Langkah ini diambil Mat Yasin karena rasa prihatinnya terhadap kondisi jalan desa yang rusak parah selama bertahun-tahun dan sulit dilalui warga. Keinginan untuk membangun jalan desa merupakan wujud janji yang ia buat saat mulai merantau.
Janji Sejak Masa Merantau
"Saya berniat, Ya Allah, kalau memang saya ditakdir punya uang, saya punya uang, punya rezeki, saya akan membangun tanah kelahiran kami," ungkap Mat Yasin, dikutip dari KompasTV, Sabtu (3/1/2026). Ia juga mengenang betapa sulitnya akses transportasi yang harus dihadapi warga selama ini.
"Karena keinginan saya itu, saya pernah merasakan susah melewati jalan rusak itu sudah bertahun-tahun. Jadi saya berpikir gini, seandainya jalan itu saya aspal, gimana rasa senangnya warga setempat yang melintas di jalan itu," tambahnya.
Kekuatan Gotong Royong
Pembangunan jalan ini dimulai pada awal tahun 2025 setelah Mat Yasin pulang ke Madura dan bermusyawarah dengan pemerintah desa serta tokoh masyarakat. Sekitar 6 km jalan telah rampung diperbaiki di Dusun Parlebar dan sudah bisa digunakan warga.
Ratusan warga secara sukarela selama 2 bulan, dibantu 10 pekerja ahli pengaspalan yang digaji khusus. Mat Yasin juga mendapat dukungan penuh dari tokoh masyarakat seperti Haji Soleh dan Haji Tunur. Menurutnya kekompakan warga adalah kunci utama kelancaran pembangunan.
"Saya siap mendorong. Yang penting di kampung kamu itu kompak, karena kalau nggak kompak satu orang dua orang nggak setuju maka dia nanti bikin rusak," tegasnya.
Siapkan Dana Tambahan Rp1 Miliar
Aksi sosial Mat Yasin tidak berhenti sampai di sini. Ia mengaku masih merasa prihatin karena jalan di tanah kelahirannya kerap menyebabkan warga terjatuh akibat kondisi jalan yang licin dan berlubang.
Sebagai langkah lanjutan, ia telah menyiapkan dana tambahan sebesar Rp1 miliar untuk membangun jalan sepanjang 3 km di Dusun Pangmasaran. Tujuannya agar seluruh akses warga di wilayah pedalaman semakin layak digunakan dan mempererat persatuan antardusun.
Meski telah berkontribusi besar secara finansial, Mat Yasin tetap berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah kabupaten terhadap Desa Madulang. Ia ingin pemerintah daerah lebih peka terhadap kondisi infrastruktur di wilayah tersebut yang secara administratif masuk ke Kabupaten Sampang.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar