
nurulamin.proSusu sapi sering dianggap sebagai sumber utama protein dan kalsium bagi anak. Namun, menurut ahli gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, anggapan tersebut kurang tepat.
Dalam piramida gizi seimbang, susu sapi hanyalah salah satu dari beragam sumber protein, bukan satu-satunya. Karena itu, orang tua tidak perlu memaksakan pemberian susu jika ketersediaannya terbatas atau harganya tidak terjangkau.
Protein tidak hanya dari susu sapi
Rita menjelaskan bahwa dalam piramida gizi seimbang, kelompok protein mencakup dua kategori besar: protein hewani dan protein nabati.
Sumber protein hewani meliputi:
- Daging sapi
- Daging ayam
- Ikan
- Telur
Sumber protein nabati mencakup:
- Tempe
- Tahu
- Kacang-kacangan
Artinya, susu sapi bukan satu-satunya opsi. Anak tetap dapat memperoleh asupan protein yang cukup melalui berbagai pilihan makanan lain yang mudah ditemukan dan sering kali lebih terjangkau.
Sumber kalsium selain susu sapi
Tidak semua bahan pangan kaya akan kalsium. Namun, Rita menyebutkan ada cukup banyak alternatif sumber kalsium yang bisa diberikan kepada anak, terutama dari bahan pangan lokal.
Sumber kalsium yang bisa diberikan selain susu sapi antara lain:
- Ikan yang dimakan bersama tulangnya, seperti ikan teri basah dan ikan presto
- Tempe
- Kacang merah
- Kacang tanah
- Kacang kedelai
- Brokoli
- Aneka sayuran hijau
Meski kadar kalsiumnya tidak setinggi susu sapi, kombinasi makanan tersebut dapat memenuhi kebutuhan kalsium anak jika dikonsumsi secara beragam.
“Ketika anak diberikan makanan beraneka ragam… kemungkinan kalsium itu relatif bisa memenuhi kebutuhan gizi anak,” jelas Rita.
Kebijakan MBG tidak wajib menyertakan susu
Sejalan dengan pandangan Rita, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak harus selalu menyertakan susu dalam menunya.
Menurut Dadan, penggunaan susu sebaiknya mengutamakan produk segar dan memanfaatkan sumber lokal.
Jika suatu daerah tidak memiliki pasokan susu segar yang memadai, maka menu tidak perlu dipaksakan untuk menyertakan susu sapi.
“Bisa diganti dengan sumber kalsium lainnya,” ujarnya saat meninjau MBG di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar