
Asisten pelatih Timnas Futsal Indonesia, Amril Daulay, menunjukkan komitmen kuat untuk memenangkan setiap pertandingan dalam ajang SEA Games 2025. Meskipun belum memberikan janji medali emas kepada publik, ia mengatakan bahwa fokus utama adalah pada kemenangan di setiap laga.
Amril Daulay bertugas sebagai asisten pelatih saat pelatih kepala Hector Souto sedang menjalani pemulihan kesehatan. Dalam pertandingan melawan Myanmar, ia memimpin tim dan mengungkapkan bahwa tidak ada yang menjanjikan medali emas. Ia hanya berfokus pada hasil pertandingan secara langsung.
“Kita tidak menjanjikan medali emas, tapi kita fokus pada setiap pertandingan,” ujar Amril dalam konferensi pers setelah laga. Ia menegaskan bahwa jika Timnas Futsal Indonesia mampu menang di setiap pertandingan, maka medali emas akan otomatis menjadi milik mereka.
“Kita memiliki komitmen bagaimana bisa selalu menang di setiap laga,” tambahnya. “Insya Allah, jika kita menang semua, kita akan meraih medali emas.”
Timnas Futsal Indonesia berhasil memulai laga perdana dengan hasil yang memuaskan. Mereka mengalahkan Myanmar dengan skor telak 5-1 pada Senin (15/12/2025). Namun, hingga saat ini, tim masih belum menduduki posisi teratas di klasemen sementara futsal SEA Games 2025 karena selisih gol.
Hal ini disebabkan oleh Thailand yang menang dengan skor lebih besar, yaitu 7-1 atas Malaysia pada hari yang sama. Format round-robin digunakan dalam SEA Games 2025 untuk cabang olahraga futsal, di mana semua tim saling berhadapan satu sama lain.
Dalam sistem ini, sebuah tim masih berpeluang meraih medali emas meskipun pernah kalah dalam satu pertandingan, asalkan mampu mengumpulkan poin terbanyak di akhir turnamen. Namun, jika Timnas Futsal Indonesia berhasil memenangkan semua laga, itu akan membantu mereka memutus dominasi Thailand di cabor futsal SEA Games.
“Saya fokus ke performa, bukan ke hasil. Jika performa kita bagus, maka hasil akan mengikuti,” tegas Amril. Hingga saat ini, memang belum ada tim selain Thailand yang berhasil menyabet medali emas di cabang olahraga futsal pada gelaran SEA Games.
Dominasi kuat ditunjukkan oleh tim futsal peringkat 11 dunia itu yang selalu menjadi juara futsal di setiap edisi SEA Games. Timnas Futsal Indonesia ingin memutus dominasi Gajah Perang di ajang SEA Games tahun ini dengan mempersiapkan tim secara optimal.
Anak asuh Hector Souto akan menghadapi Vietnam pada 17 Desember 2025, yang diprediksi menjadi lawan tangguh. Setelah itu, mereka akan menghadapi Malaysia pada 18 Desember 2025 yang baru saja kalah telak dari Thailand. Puncak pertandingan akan terjadi pada 19 Desember 2025 ketika Indonesia dijadwalkan berhadapan dengan Thailand yang menjadi pesaing utama mereka.
Tiga hari ke depan sangat krusial bagi skuad futsal Garuda karena hasil dari ketiga pertandingan tersebut akan menentukan peluang meraih medali emas. Persiapan khusus telah dilakukan oleh tim pelatih untuk menghadapi tiga laga beruntun yang membutuhkan stamina dan konsentrasi tinggi.
Jika berhasil meraih medali emas, prestasi tersebut akan menjadi pencapaian bersejarah bagi Timnas Futsal Indonesia di kancah SEA Games. Dengan pendekatan fokus pada performa di setiap pertandingan, Amril Daulay dan tim pelatih menanamkan mentalitas juara kepada seluruh pemain Timnas Futsal Indonesia.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar