
nurulamin.pro.CO.ID, JAKARTA — Kobbie Mainoo belum pernah menjadi starter Manchester United (MU) dalam pertandingan Liga Primer Inggris musim ini. Hal ini memicu spekulasi bahwa pemain muda tersebut akan dipinjamkan ke klub lain pada jendela transfer Januari 2026.
Namun, pelatih MU, Ruben Amorim, berusaha menangkal isu tersebut. Ia menyatakan bahwa Mainoo adalah bagian dari masa depan klub.
Mainoo telah tampil sebanyak 12 kali dalam musim ini, dengan satu kali menjadi starter dalam Piala Liga. Sayangnya, ia akan absen dalam pertandingan United melawan Newcastle United pada Sabtu (27/12/2025) dini hari WIB karena cedera betis.
Amorim mengungkapkan bahwa pemain berusia 20 tahun itu perlu bersabar, tetapi dia yakin bahwa Mainoo akan mendapatkan kesempatan di tim utama. "Kobbie Mainoo akan memiliki kesempatan, dia punya banyak waktu," ujarnya kepada wartawan pada Kamis.
"Kobbie bermain di berbagai posisi, dan kita berbicara tentang posisi Casemiro, dia bisa melakukan posisi itu. Jika Anda bermain dengan tiga pemain di lini tengah, dia bisa bermain – seperti yang kami lakukan dalam pertandingan terakhir – di posisi Mason Mount di pertandingan ini, dia bisa bermain di sana."
"Jadi, di masa depan, dia akan menjadi bagian dari masa depan Manchester United. Itulah perasaan saya. Jadi, Anda hanya perlu menunggu setiap kesempatan dan segalanya bisa berubah dalam sepak bola dalam dua hari."
Dengan skuad MU yang sedang menghadapi krisis cedera dan beberapa pemain yang absen akibat Piala Afrika, Amorim mengatakan bahwa sulit bagi pemain untuk meninggalkan klub jika tidak ada pengganti yang tersedia.
"Akan sulit bagi seseorang untuk meninggalkan klub jika kami tidak mendapatkan pemain pengganti," katanya.
"Kami kekurangan pemain. Bahkan dengan skuad lengkap pun, kami masih merasa kekurangan pemain untuk sesuatu yang bisa terjadi."
Saat ini, Manchester United berada di posisi ketujuh klasemen Liga Primer Inggris dengan 26 poin dari 17 pertandingan.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nasib Kobbie Mainoo
Beberapa faktor penting memengaruhi situasi Mainoo di MU:
- Keterbatasan kesempatan bermain: Meskipun Mainoo sudah tampil 12 kali, ia belum pernah menjadi starter di Liga Primer Inggris. Hal ini membuatnya kurang mendapat kesempatan untuk membuktikan kemampuannya secara konsisten.
- Cedera yang menghambat: Cedera betis yang dialaminya memperparah situasi, sehingga ia harus absen dalam pertandingan penting.
- Krisis pemain: MU sedang menghadapi masalah cedera dan kehilangan beberapa pemain inti, termasuk yang terlibat dalam Piala Afrika. Hal ini membuat pelatih kesulitan dalam menentukan formasi dan rotasi pemain.
Peran Mainoo di Skuad MU
Meski belum menjadi starter, Mainoo memiliki potensi besar sebagai pemain muda. Ia mampu bermain di berbagai posisi, termasuk di lini tengah. Kemampuan ini membuatnya menjadi pilihan yang menarik bagi Amorim.
Selain itu, Mainoo juga memiliki kemampuan teknis yang baik dan kualitas fisik yang cukup memadai untuk bermain di level tertinggi. Namun, ia perlu lebih banyak kesempatan bermain agar bisa menunjukkan performa terbaiknya.
Tantangan di Masa Depan
Mainoo menghadapi tantangan besar dalam menjaga posisinya di MU. Dengan persaingan yang ketat dan kebutuhan tim yang tinggi, ia harus terus berkembang dan membuktikan diri.
Amorim menekankan bahwa Mainoo akan mendapatkan kesempatan di masa depan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa sepak bola sangat dinamis dan situasi bisa berubah dalam waktu singkat.
Kesimpulan
Meski saat ini Mainoo belum menjadi starter, pelatih MU yakin bahwa ia memiliki masa depan yang cerah di klub. Dengan kesabaran dan kesempatan yang tepat, ia bisa menjadi bagian penting dari skuad Setan Merah.
Sementara itu, MU harus segera mencari solusi untuk mengatasi krisis pemain dan memastikan bahwa semua pemain yang tersisa bisa memberikan kontribusi maksimal.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar