Ancaman Longsor, Rumah Lansia di Dukuh Ngetrep Ambles 5 Sentimeter

Tanah Longsor di Dukuh Ngetrep, Mengancam Rumah Warga dan Jalan Desa

Tanah longsor terjadi di Dukuh Ngetrep, RT 8 RW 3, Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, pada Rabu (31/12/2025). Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran bagi warga setempat, khususnya rumah milik Mbah Djaiz (75 tahun), yang bagian belakangnya terkena dampak dari longsoran tanah.

Menurut informasi yang diperoleh, tanah longsor tersebut terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam kurun waktu sekitar 10 hari. Pemerintahan Desa Tutup telah memberikan perhatian dengan melakukan tindakan berupa tanah uruk untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Namun, kondisi tersebut tidak sepenuhnya stabil, karena hujan deras yang turun malam sebelumnya kembali memicu longsoran tanah.

Kapolsek Tunjungan, AKP Subiyono, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung melakukan pengecekan setelah menerima laporan tentang kejadian tersebut. Menurutnya, hasil pengecekan menunjukkan bahwa tanah longsor tersebut benar-benar mengancam rumah warga. Ia juga menyampaikan bahwa pihak desa telah berupaya memperbaiki kondisi tanah dengan tanah uruk, tetapi kondisi tersebut masih rentan terhadap cuaca ekstrem.

"Kami sudah mengimbau kepada pemilik rumah agar berhati-hati jika adanya turun hujan. Kami juga menyarankan agar pemilik rumah untuk pindah atau mencari tempat tinggal yang lebih aman," ujar AKP Subiyono.

Selain rumah warga, kejadian tanah longsor juga berdampak pada jalan desa yang berada dekat Sungai Lusi. Jarak antara rumah Mbah Djaiz dengan sungai hanya sekitar 50 meter. Saat pengecekan lokasi, ditemukan bahwa jalan desa tersebut retak dan ambles sekitar 5 cm sepanjang 30 meter. Hal ini menambah kekhawatiran akan bahaya yang bisa terjadi jika tidak segera ditangani.

AKP Subiyono menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dengan BPBD Blora untuk menangani masalah ini secara lebih lanjut. "Insyaallah kami akan segera berkoordinasi dengan BPBD untuk penanganan lebih lanjut," tambahnya.

Dampak dan Tindakan yang Dilakukan

Berikut beberapa tindakan yang dilakukan oleh pihak terkait terkait kejadian tanah longsor:

  • Pemerintahan Desa Tutup telah memberikan bantuan berupa tanah uruk untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
  • Pihak kepolisian melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan memberikan imbauan kepada warga untuk waspada terhadap cuaca ekstrem.
  • BPBD Blora akan dilibatkan dalam penanganan lebih lanjut untuk memastikan keselamatan warga dan infrastruktur.

Rekomendasi untuk Warga

Warga setempat disarankan untuk:

  • Memantau kondisi cuaca secara rutin dan menghindari area yang rawan longsor saat hujan deras.
  • Mempertimbangkan pindah ke lokasi yang lebih aman jika kondisi rumah mereka terus terancam.
  • Berkoordinasi dengan pihak desa dan instansi terkait untuk mendapatkan bantuan dan informasi terkini.

Dengan situasi yang terus berubah, penting bagi warga dan pihak berwenang untuk bekerja sama dalam mengantisipasi risiko yang mungkin terjadi.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan