Perkembangan Teknologi Digital dan Dampaknya terhadap Masyarakat
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Junico Siahaan atau yang lebih dikenal dengan Nico Siahaan, menyatakan bahwa lembaganya terus mengembangkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran. Menurutnya, munculnya ranah digital telah membawa perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari manusia.
Nico menekankan bahwa kemajuan teknologi digital memang memberikan banyak manfaat positif, tetapi di sisi lain juga menimbulkan berbagai masalah serius di kalangan masyarakat. Ia mengibaratkan perkembangan teknologi ini seperti saat orang menemukan listrik dahulu, yang mampu mengubah kebiasaan masyarakat dari yang manual menjadi digital.
Dampak Pesatnya Kemajuan Teknologi

Nico Siahaan menyoroti bahwa di balik pesatnya kemajuan teknologi digital, ada sejumlah dampak yang tidak boleh diabaikan. Sektor perekonomian, misalnya, menjadi salah satu yang paling terpengaruh, terlihat dari banyaknya warga yang terjerat kasus pinjaman online (pinjol) dan menjadi korban berbagai bentuk penipuan daring.
Ia menyebut, ada kelompok masyarakat yang rentan semakin berada dalam bahaya akibat meluasnya praktik-praktik digital yang tidak bertanggung jawab. Contohnya adalah kasus pinjol senilai Rp90 triliun, judi online, hingga meningkatnya kekerasan terhadap anak, perempuan, dan kaum rentan seiring masifnya penggunaan teknologi digital.
Pentingnya Regulasi di Ruang Digital

Nico mengatakan, lingkungan digital di Indonesia diharapkan dapat memiliki regulasi yang jelas sehingga pemanfaatannya bisa dilakukan secara bijak dan penuh tanggung jawab. Menurut dia, keberadaan RUU Penyiaran bukanlah upaya untuk membatasi kebebasan berekspresi, melainkan berfungsi sebagai alat untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari segala efek negatif proses digitalisasi.
“Penolakan terhadap RUU Penyiaran dengan alasan kebebasan justru mengabaikan fakta bahwa semakin longgar aturan, semakin besar jumlah korban,” ujar dia.
Negara Tidak Boleh Abai

Lebih lanjut, Nico menegaskan, negara tidak boleh abai dalam melindungi warganya. Apabila negara lalai, dampaknya bisa merembet ke generasi berikutnya. “Jika negara abai dalam mengatur, maka dampaknya bukan hanya dirasakan pengguna hari ini, tetapi juga generasi yang akan datang,” ucap dia.
Komentar dan Tanggapan Terkait RUU Penyiaran
Selain itu, terdapat beberapa tanggapan dari anggota DPR yang menekankan pentingnya regulasi dalam ruang digital. Beberapa di antaranya menyatakan bahwa RUU Penyiaran harus dipertimbangkan dengan matang agar tidak mengganggu kebebasan berpendapat, namun tetap memberikan perlindungan bagi masyarakat.
Beberapa anggota DPR juga menyoroti bahwa regulasi ini tidak hanya tentang media penyiaran tradisional, tetapi juga mencakup platform digital yang kini menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Dengan demikian, RUU ini diharapkan mampu menjawab tantangan baru yang muncul akibat perkembangan teknologi.
Kesimpulan
Perkembangan teknologi digital memang membawa banyak perubahan positif, tetapi juga menimbulkan berbagai tantangan yang perlu dihadapi. Oleh karena itu, regulasi yang jelas dan tepat sangat diperlukan agar masyarakat dapat menggunakan teknologi secara bijak dan aman. Dengan adanya RUU Penyiaran, diharapkan mampu memberikan perlindungan bagi masyarakat dari berbagai risiko yang muncul akibat digitalisasi.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar