Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Tulungagung

Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Tulungagung

BPBD Tulungagung Catat Ratusan Rumah Rusak Akibat Angin Kencang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung mencatat adanya puluhan rumah yang mengalami kerusakan akibat angin kencang pada Sabtu (3/1/2026) sore. Peristiwa ini terjadi di beberapa kecamatan, termasuk Boyolangu, Ngunut, Gondang, dan Sumbergempol.

Kerusakan terparah terjadi di warung BUMDes milik Pemerintah Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat, yang berada dekat lokasi wisata Gunung Budheg. Meskipun lokasi wisata tersebut aman dan tidak mengalami kerusakan, bangunan warung BUMDes mengalami kerusakan parah akibat angin kencang.

“Gunung Budheg aman, tidak ada kerusakan. Yang rusak hanya warung BUMDes,” ujar Ketua LMDH Gunung Budheg, Agus Utomo. Menurutnya, angin kencang datang dari arah tenggara, yaitu wilayah Dusun Secang, Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat. Bangunan yang terbuat dari galvalum ini seperti digulung dan ambruk.

Sekretaris Desa Tanggung, Aang Prabowo, menyebutkan bahwa nilai kerusakan bangunan tersebut sekitar Rp 75 juta. Ia menambahkan bahwa pihak desa sedang berkoordinasi dengan pihak kecamatan karena dana pembangunan berasal dari Dana Desa. Tujuannya agar tidak terjadi masalah di masa depan.

Pendataan Kerusakan Dilakukan oleh BPBD

Kepala BPBD Tulungagung, Sudarmaji, menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang dilaporkan rusak. Dari data sementara yang masuk, kerusakan paling banyak terjadi di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu. Petugas lapangan mencatat ada 51 rumah rusak ringan.

“Kerusakan yang paling banyak genteng rontok karena tertiup angin, atau seng dan asbes lepas,” ungkap Sudarmaji. Di Desa Purworejo, Kecamatan Ngunut, ada 3 rumah rusak ringan diterjang angin. Di Desa Rejosari, Kecamatan Gondang terdapat 8 rumah rusak ringan. Dan di Desa Trenceng, Kecamatan Sumbergempol ada beberapa rumah rusak ringan.

Selain itu, di Kecamatan Rejotangan juga terdapat pohon yang ambruk menimpa rumah, lokasinya dekat Stasiun. Saat ini personel BPBD masih terus mendata rumah-rumah yang dilaporkan rusak.

Tidak Ada Korban Jiwa dalam Kejadian Ini

Sejauh ini BPBD tidak menerima laporan adanya korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, khusus untuk Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, selama ini sudah masuk peta rawan bencana angin kencang. Setiap tahun desa ini selalu dilewati angin berkecepatan tinggi dan meninggalkan kerusakan di rumah-rumah warga.

Langkah Pencegahan dan Penanganan

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, BPBD dan pihak desa berupaya memperkuat struktur bangunan serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara menghadapi angin kencang. Selain itu, pemerintah setempat juga akan melakukan evaluasi terhadap bangunan-bangunan yang sering kali rusak akibat bencana alam.

Dengan pendataan yang terus dilakukan, BPBD berharap bisa segera merancang langkah-langkah penanggulangan yang efektif, baik dalam bentuk perbaikan struktur maupun penguatan sistem peringatan dini.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan