
Surabaya – Cuaca ekstrem yang disertai angin kencang menyebabkan puluhan pohon tumbang di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Peristiwa ini menimbulkan gangguan pada beberapa ruas jalan, termasuk Jalan Raya Ponorogo–Pacitan. Untuk mengatasi situasi darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan segera melakukan penanganan dengan melibatkan berbagai instansi terkait dan masyarakat.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan, Radite Suryo Anggono, menjelaskan bahwa tim reaksi cepat BPBD bersama instansi dan masyarakat langsung bekerja sejak Kamis (1/1) malam hingga Jumat (2/1) pagi.
"Tim kami bergerak cepat setelah mendapatkan laporan adanya pohon tumbang di beberapa titik, termasuk di Jalan Ponorogo–Pacitan. Evakuasi terus berjalan hingga arus lalu lintas kembali normal," ujar Radite, Jumat.
Menurutnya, pohon tumbang terjadi di beberapa wilayah seperti Desa Kedungbendo dan Desa Borang, Kecamatan Arjosari; Desa Wonosobo, Kecamatan Ngadirojo; Kelurahan Ploso, Desa Purwoasri, Desa Gawang, dan Desa Purwosari di Kecamatan Kebonagung; serta Dusun Baras, Desa Karangmulyo, Kecamatan Sudimoro.
Petugas melakukan evakuasi batang dan dahan pohon yang menutup badan jalan serta memotong pohon besar yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Di jalur provinsi Ponorogo–Pacitan, proses penanganan memakan waktu sekitar tiga jam karena selain pohon tumbang, material longsoran juga menutup sebagian badan jalan.
"Kami juga mengerahkan alat untuk membantu evakuasi di beberapa titik yang kondisi pohonnya besar dan sulit dijangkau secara manual," tambah Radite.
Selain itu, BPBD Pacitan mencatat dampak pohon tumbang di kawasan permukiman warga, antara lain kerusakan jaringan telekomunikasi dan satu unit sepeda motor. Meski tidak ada korban jiwa, BPBD tetap melakukan pemantauan di sejumlah lokasi rawan untuk mengantisipasi bencana susulan.
Sebagai tindak lanjut, BPBD Pacitan berkoordinasi dengan dinas perhubungan, dinas kehutanan dan pertanian, serta perusahaan penyedia utilitas guna mempercepat pembersihan dan pemulihan wilayah terdampak.
"Kami fokus pada dua hal, keselamatan masyarakat selama proses evakuasi dan pemulihan akses jalan agar transportasi kembali lancar," ujarnya.
BPBD Pacitan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan lebat yang disertai angin kencang, petir, serta potensi longsor.
"Kami terus mengimbau warga di daerah rawan pohon tua dan tebing curam agar waspada serta melaporkan kondisi berbahaya ke BPBD melalui call center kami," pungkas Radite.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar