Antusias Tinggi, Layanan Angkutan Motor Gratis Kemenhub Diperpanjang hingga 5 Januari 2026

Antusias Tinggi, Layanan Angkutan Motor Gratis Kemenhub Diperpanjang hingga 5 Januari 2026

Layanan Angkutan Motor Gratis dengan Kereta Api Diperpanjang Hingga 5 Januari 2026

Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah memperpanjang layanan angkutan motor gratis dengan kereta api hingga 5 Januari 2026. Kebijakan ini diambil untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, mengurangi kepadatan lalu lintas jalan, serta meningkatkan keselamatan selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, Arif Anwar, menjelaskan bahwa perpanjangan layanan tersebut didorong oleh tingginya minat dan antusiasme masyarakat terhadap program angkutan motor gratis selama periode Nataru.

Hingga Jumat (12/12) pukul 20.00 WIB, tercatat sebanyak 1.844 unit sepeda motor dengan 3.052 penumpang telah terdaftar untuk mengikuti program tersebut. Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat tinggi untuk mengikuti program angkutan motor gratis Nataru, ujarnya.

Dengan adanya perpanjangan ini, periode pendaftaran dibuka pada 129 Desember 2025 serta 14 Januari 2026. Sementara itu, periode pengangkutan dijadwalkan berlangsung pada 2330 Desember 2025 dan 25 Januari 2026.

Masyarakat yang berminat mengikuti program ini dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman nusantara.kemenhub.go.id atau secara langsung dengan mendatangi stasiun yang telah ditetapkan sebagai lokasi pendaftaran.

Adapun stasiun pendaftaran meliputi Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Tangerang, Stasiun Bekasi, Stasiun Depok Baru, Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Tegal, Stasiun Pekalongan, Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Purwokerto, Stasiun Kebumen, Stasiun Kutoarjo, Stasiun Lempuyangan, dan Stasiun Purwosari.

Arif menjelaskan, layanan angkutan motor gratis Nataru akan melayani dua lintas utama, yakni lintas utara dan lintas tengah.

Pada lintas utara, kereta akan berhenti di Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Pasar Senen (khusus penumpang), Stasiun Bekasi (khusus penumpang), Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Tegal, Stasiun Pekalongan, dan Stasiun Semarang Tawang.

Sementara lintas tengah melayani Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Pasar Senen (khusus penumpang), Stasiun Bekasi (khusus penumpang), Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Purwokerto, Stasiun Kebumen, Stasiun Kutoarjo, Stasiun Lempuyangan, serta Stasiun Purwosari.

Ia menambahkan, terdapat sejumlah syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi peserta. Pertama, peserta tidak sedang terdaftar atau mengikuti program mudik gratis lain yang diselenggarakan oleh pihak mana pun. Kedua, pendaftaran dilakukan melalui laman resmi Kemenhub dan dilanjutkan dengan verifikasi langsung di posko pendaftaran dengan menyertakan alamat email aktif.

Selain itu, sepeda motor yang diikutkan maksimal berkapasitas di bawah 200 cc. Peserta juga wajib melampirkan Kartu Keluarga, KTP, SIM, serta STNK yang masih berlaku. Peserta yang telah dinyatakan lolos pendaftaran diwajibkan mengikuti program sesuai jadwal yang dipilih.

Pembatalan atas sebab lainnya wajib melakukan konfirmasi ke posko pendaftaran maksimal H-7 sebelum jadwal keberangkatan. Peserta yang membatalkan tanpa konfirmasi tidak dapat mengikuti program angkutan motor gratis pada periode berikutnya, tegas Arif.

Selain pengangkutan sepeda motor, peserta program ini juga akan mendapatkan fasilitas tiket kereta api gratis bagi dua orang penumpang serta satu tiket untuk anak berusia di bawah tiga tahun, selama kuota tiket masih tersedia.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan