
Antusiasme Warga dalam Pemilihan Ketua RT di RW 2, Makassar
Warga di RW 2, Jl Mallengkeri Raya III, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) pada Rabu (3/12/2025). Pemungutan suara berlangsung di TPS RW 2 yang berlokasi di pekarangan rumah warga berlantai dua.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 10.54 Wita menunjukkan ratusan warga yang antre untuk menyalurkan hak suaranya. Pekarangan seluas 4x8 meter terlihat tidak cukup untuk menampung semua pengunjung. Banyak warga yang tidak kebagian kursi harus menunggu di pinggir jalan setapak depan rumah warga lainnya.
Di TPS ini disiapkan enam bilik suara dan tujuh kotak suara dengan nomor RT dari 1 hingga 7. Beberapa warga lansia tampak memperhatikan wajah calon pada surat suara sebelum masuk ke bilik pencoblosan.
Petugas Linmas mengungkapkan bahwa DPT di RW 2 mencapai lebih dari 800 orang. Proses pemungutan suara dimulai sejak jam 8 pagi dan diperkirakan akan selesai sekitar jam 3 sore. Ada dua petugas perempuan berseragam Linmas yang siaga untuk menjaga kondusifitas dan membantu warga mengikuti prosedur pencoblosan.
Total Daftar Pemilih Tetap (DPT) di kelurahan ini mencapai 4.200 dari total 5.500 kepala keluarga (KK) yang ada. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.300 KK tidak terdata. Lurah Mangasa, Muhammad Nurdiansyah (29), menyebutkan beberapa faktor penyebab ketidaksesuaian data, seperti warga yang tidak ingin didata, tidak bisa ditemui karena bekerja, atau takut data mereka disalahgunakan.
Dari 13 TPS di Kelurahan Mangasa, satu diantaranya yaitu TPS 13, tidak melaksanakan pemilihan karena semua calon RT/RW di TPS itu adalah calon tunggal. Nurdiansyah mengatakan bahwa TPS tersebut akan menunggu penetapan sesuai juknis dan perwali.
Untuk mendukung kelancaran proses demokrasi di tingkat RT/RW, Nurdiansyah telah mendirikan posko center pengaduan pemilihan RT/RW di kantor Kelurahan Mangasa. Posko ini merupakan perintah dari Peraturan Wali Kota, yang menerima segala bentuk pengaduan dari masyarakat.
Saat ini, 12 RW akan melakukan pemilihan, sementara mempersiapkan TPS. Salah satu TPS seperti di RW 07 berlokasi di dalam pekarangan Asrama Mahasiswa Mamuju. Sebanyak 27 orang calon ketua RW mencabut nomor urut di wilayah Kelurahan Mangasa, memperebutkan 13 kursi ketua Rukun Warga. Sementara itu, 102 calon ketua RT resmi mendaftar, namun 44 dari mereka harus menerima kekalahan karena hanya ada 58 RT di wilayah ini.
Rabu (3/12/2025) besok, 453.404 pemilih atau kepala rumah tangga akan serentak datang ke TPS. TPS hingga hari ini masih dibagi di 153 kelurahan. Mereka akan memilih 9.098 calon ketua RT di 5.026 RT. Di Makassar tercatat 5.026 RT pada 153 kelurahan di 15 kecamatan. Kecamatan Tamalate paling diminati calon ketua RT, dengan 9.098 pendaftar, sementara jatah kursi hanya 5.026.
Ketua RT dan RW adalah ujung tombak layanan administratif pemerintahan kota. Mereka berkoordinasi dengan lurah, camat, dan langsung ke walikota. Sedangkan pemilihan ketua RW dijadwalkan Senin (8/12/2025). Ketua RW akan dipilih oleh ketua-ketua RT di lingkungannya, dengan musyawarah mufakat, dan juga buka peluang voting.
Hingga Selasa (2/12/2025), Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Makassar mencatat ada 2.166 calon ketua di 1.005 RW. Artinya, ada 1.161 calon ketua RW yang harus berbesar hati menerima kekalahan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar