
CRANS MONTANA, nurulamin.pro
- Kebakaran maut di bar Le Constellation yang berada di kawasan resor ski Crans Montana, Swiss, diduga kuat dipicu oleh penggunaan kembang api kecil atau sparklers yang ditempatkan pada botol sampanye dan dinyalakan di dalam ruangan.
Dugaan tersebut disampaikan oleh Kepala Jaksa Swiss, Beatrice Pilloud, setelah penyelidikan awal mengonfirmasi sejumlah hipotesis terkait sumber api yang memicu tragedi besar tersebut. Tragedi kebakaran terjadi pada malam Tahun Baru, Kamis (1/1/2026) dini hari dan merenggut banyak korban jiwa.
"Sejumlah hipotesis dapat dikonfirmasi," kata Pilloud kepada wartawan dalam konferensi pers. Dia menegaskan bahwa temuan sementara dari penyelidik mengarah pada satu sumber utama kebakaran.
"Pada tahap ini, seluruh indikasi menunjukkan bahwa kebakaran bermula dari sparklers atau kembang api yang dipasang di botol sampanye dan berada terlalu dekat dengan langit-langit, sehingga dengan sangat cepat memicu kebakaran tipe flashover," ujar Pilloud.
Beberapa gambar dan video yang beredar luas di media sosial memperkuat dugaan tersebut. Dalam beberapa gambar, tampak staf bar mengenakan helm berdiri di atas bahu orang lain sambil mengangkat botol sampanye dengan sparklers menyala di tengah kerumunan pengunjung yang sangat padat. Salah satu gambar memperlihatkan sedikitnya enam botol sampanye dengan sparklers menyala diangkat ke udara saat api dan asap mulai muncul dari langit-langit bar.
Api diduga pertama kali menyambar panel akustik yang terpasang di langit-langit, material yang umum digunakan untuk meningkatkan kualitas suara, tetapi dikenal sangat mudah terbakar. Seorang konsultan kebakaran independen menyebut panel akustik tersebut sebagai "bensin plastik" karena sifatnya yang dapat mempercepat penyebaran api.
Pilloud menegaskan kembali bahwa seluruh bukti yang dikumpulkan sejauh ini mengarah pada penyebab kebakaran yang sama.
Faktor Pendukung Kebakaran
Penyelidik juga mendalami kemungkinan terjadinya flashover, yaitu kondisi ketika panas ekstrem menyebabkan hampir seluruh isi ruangan terbakar secara bersamaan. Fenomena tersebut diyakini menjadi salah satu faktor utama yang membuat api menyebar sangat cepat dan menyulitkan upaya penyelamatan.
Direktur Keamanan Kanton Valais, Stephane Ganzer, mengatakan asap tebal yang muncul dalam waktu singkat kemungkinan besar membuat banyak orang kesulitan menemukan jalur keluar. "Karena asapnya sangat pekat, sebagian besar orang kemungkinan besar kesulitan menemukan pintu keluar," ujar Ganzer.
Selain sumber api awal, penyelidikan juga mencakup pemeriksaan kepatuhan bar terhadap regulasi keselamatan kebakaran. Aparat menelusuri apakah Le Constellation memiliki akses pintu darurat yang memadai, alat pemadam api, serta apakah jumlah pengunjung pada malam kejadian melebihi kapasitas yang diizinkan.
Pilloud menyatakan, pemasangan panel akustik di langit-langit juga tengah diselidiki untuk memastikan kesesuaiannya dengan standar keselamatan kebakaran.
Dampak Kebakaran: Puluhan Tewas dan Ratusan Luka
Kebakaran tersebut menewaskan sedikitnya 40 orang dan melukai 119 orang berdasarkan data resmi yang disampaikan otoritas setempat. Presiden sekaligus Menteri Kesehatan Kanton Valais, Mathias Reynard, menyatakan sekitar 50 korban luka telah atau akan dipindahkan ke rumah sakit di negara Eropa lain untuk mendapatkan perawatan spesialis.
Sejumlah korban masih dinyatakan hilang, termasuk warga negara asing yang berada di lokasi saat kebakaran terjadi. Kementerian Luar Negeri Perancis melaporkan, delapan warga negaranya belum ditemukan hingga saat ini. Duta Besar Italia untuk Swiss, Gian Lorenzo Cornado, juga mengonfirmasi enam pemuda asal Italia masih dinyatakan hilang.
Video-video terbaru yang beredar menunjukkan kepanikan dan kekacauan ketika api menyebar di dalam bar. Salah satu rekaman memperlihatkan api menjalar cepat di langit-langit, dengan pengunjung berdesakan menaiki tangga menuju pintu keluar. Rekaman lain yang diambil dari luar gedung menunjukkan orang-orang berusaha menyelamatkan diri dengan memanjat keluar melalui jendela.
Penyelidikan resmi masih terus berlangsung untuk memastikan seluruh faktor penyebab kebakaran. Mereka juga melakukan asesmen potensi kelalaian yang berkontribusi terhadap salah satu tragedi kebakaran terburuk di Swiss dalam beberapa dekade terakhir tersebut.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar