Aprilia Mengancam, Motor RS-GP 2025 Lebih Unggul dari Ducati

Performa Aprilia RS-GP 2025 Dinilai Lebih Baik daripada Ducati

Dalam dunia MotoGP, performa tim dan motor menjadi faktor utama dalam menentukan kesuksesan. Tahun ini, Ducati mencatatkan musim terbaik kedua sepanjang sejarahnya dengan meraih tiga gelar juara dunia dan 17 kemenangan dari 22 seri balapan. Marc Marquez menjadi tulang punggung keberhasilan tersebut, dengan 11 kemenangan yang membawanya meraih gelar juara dunia MotoGP ketujuh.

Namun, meski memiliki hasil yang mengesankan, performa Ducati di musim 2025 terasa kurang konsisten bagi dua pembalap andalannya, yaitu Pecco Bagnaia dan Fabio Di Giannantonio. Keduanya menjalani musim yang naik-turun, dengan Bagnaia hanya mampu meraih dua kemenangan, jauh di bawah pencapaian 11 kemenangan pada 2024 saat ia finis sebagai runner-up kejuaraan.

Di sisi lain, Aprilia justru menunjukkan peningkatan signifikan. Dengan mengandalkan motor RS-GP 2025, pabrikan asal Noale itu meraih empat kemenangan dan finis peringkat kedua klasemen konstruktor. Performa kuat di paruh kedua musim membuat Aprilia semakin sering bertarung langsung dengan Ducati dan Marc Marquez di barisan depan. Hal ini memunculkan peluang bahwa Aprilia bisa menjadi penantang serius untuk gelar juara MotoGP 2026.

Pendapat Carlo Pernat tentang Performa Aprilia dan Ducati

Carlo Pernat, legenda MotoGP, mengakui bahwa Marc Marquez menjadi pembeda utama bagi Ducati musim ini. Namun, ia meragukan apakah hal tersebut akan cukup untuk menghadapi kebangkitan Aprilia musim depan.

“Ducati tidak akan bisa tidur nyenyak,” ujar Pernat kepada Telenord. “Aprilia sudah tiba. Bahkan bukan hanya tiba, saya merasa mereka juga menginjak pedal gas.”

Meskipun melihat klasemen akhir, Aprilia finis kedua di belakang pembalap Ducati lainnya, yaitu Álex Marquez yang menunggangi GP24. Namun, berdasarkan apa yang terlihat selama musim ini, Pernat hampir tergoda menyatakan bahwa Aprilia RS-GP 2025 lebih baik dibanding Desmosedici tahun ini.

“Mari kita luruskan, Marc Marquez membuat perbedaan. Namun, saya tidak tahu apakah itu akan cukup tahun depan, dan bukan hanya karena satu alasan.”

Perkembangan Marco Bezzecchi yang Mengesankan

Pernat juga memberikan pujian terhadap performa Marco Bezzecchi di musim 2025. Pembalap ini berhasil meraih dua kemenangan dan finis peringkat ketiga di klasemen akhir. Menurut Pernat, perkembangan Bezzecchi sangat luar biasa.

“Sudahkah Anda melihat pembalap seperti apa Marco Bezzecchi sekarang?” tanyanya. “Kami tahu dia cepat, tapi fakta bahwa dia bisa berkembang sejauh ini benar-benar mencengangkan. Perkembangannya luar biasa; terlihat dari keseriusan di matanya, keinginan untuk bekerja dan terus berkembang sesuatu yang, sepanjang karier saya, hanya saya lihat pada sangat sedikit pembalap.”

Tantangan yang Akan Datang

Dengan peningkatan performa Aprilia dan kemungkinan besar kebangkitan mereka di musim depan, Ducati harus siap menghadapi tantangan yang lebih berat. Meskipun Marc Marquez tetap menjadi senjata utama, Pernat menegaskan bahwa keberhasilan musim ini belum cukup untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat.

Dengan begitu, para penggemar MotoGP bisa bersiap menyaksikan persaingan yang lebih sengit di musim mendatang, dengan Aprilia yang kini menjadi ancaman serius bagi dominasi Ducati.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan