
Perubahan Pasangan Ganda Putri Indonesia: Apriyani dan Fadia Dipisah, Duet Baru Siap Debut di Indonesia Masters 2026
Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, kembali dipisah oleh pelatih Pelatnas PBSI. Setelah beberapa waktu berjuang bersama pasca Olimpiade Paris 2024, mereka tidak lagi menjadi pasangan tetap. Tim pelatih memutuskan untuk membentuk dua duet baru yang akan debut di turnamen besar, yaitu Daihatsu Indonesia Masters 2026.
Kebersamaan yang Tidak Berlangsung Lama
Kebersamaan Apriyani dan Fadia setelah rujuk ternyata hanya bertahan sebentar. Mereka kembali dipasangkan setelah perpisahan pasca Olimpiade Paris 2024 dengan harapan bisa membentuk duet yang tangguh dan bersaing di level elite. Namun, hasil yang didapat tidak seperti yang diharapkan.
Sejak kembali dipasangkan pada Hong Kong Open 2025, Apriyani/Fadia belum menunjukkan performa yang menggembirakan. Dalam lima turnamen yang diikuti, mereka hanya berhasil meraih satu gelar, yaitu Indonesia Masters II 2025 yang merupakan ajang BWF World Tour Super 100. Di luar itu, mereka seringkali gagal mencapai babak lebih jauh.
Pada Hong Kong Open 2025, Korea Open 2025, dan Kumamoto Masters 2025, mereka kandas di babak 16 besar. Sementara di Australian Open 2025, mereka hanya mampu mencapai babak perempat final. Turnamen ini menjadi pertandingan terakhir mereka di tahun 2025.
Keputusan PBSI: Pisah dan Bentuk Duet Baru
Berdasarkan hasil tersebut, PBSI akhirnya mengambil keputusan untuk memisahkan Apriyani dan Fadia. Mereka akan bermain dengan pasangan baru masing-masing. Dalam unggahan resmi di Instagram PBSI, disebutkan bahwa:
- Apriyani Rahayu akan berpasangan dengan Lanny Tria Mayasari
- Siti Fadia Silva Ramadhanti akan berpasangan dengan Amallia Cahaya Pratiwi
Kedua pasangan ini akan menjalani debut mereka di Daihatsu Indonesia Masters 2026. Pesan dari PBSI juga menyampaikan dukungan kepada kedua pasangan, Good luck girls!
Respons Positif dari Publik dan Penggemar
Keputusan ini mendapat sambutan hangat dari warganet dan penggemar bulu tangkis. Banyak yang senang karena duet Fadia/Amallia pernah digaungkan sebelumnya. Bahkan, pasangan ini pernah berduet dalam satu pertandingan, yakni di Piala Sudirman 2025 pada babak semifinal, ketika melawan Baek Ha Na/Lee So Hee. Meskipun kalah dalam duel rubber (10-21, 21-18, 15-21), mereka sempat membuat banyak orang tertarik.
Sementara itu, bagi Apriyani dan Lanny, ini adalah pertama kalinya mereka dipasangkan. Sebelumnya, Apriyani pernah berpasangan dengan Febi Setianingrum. Sedangkan Lanny pernah berduet dengan Siti Fadia dan Amallia. Kehadiran Lanny di pasangan Apriyani diharapkan bisa memberikan semangat baru dan meningkatkan performa mereka.
Harapan untuk Performa yang Lebih Baik
Dengan pembentukan dua duet baru, harapan besar ditempatkan pada Apriyani/Lanny dan Fadia/Amallia. Mereka diharapkan mampu tampil lebih kompetitif dan memperbaiki hasil yang sebelumnya kurang memuaskan. Debut di Indonesia Masters 2026 menjadi langkah awal penting bagi keduanya.
Turnamen ini juga menjadi momen yang dinantikan oleh para penggemar bulu tangkis Indonesia. Semoga dengan kombinasi baru ini, prestasi Indonesia di kancah internasional dapat kembali bangkit.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar