Armia Fahmi, Bupati Aceh Tamiang yang Membuat Prabowo Terkesan, Mantan Jenderal Polri

Perhatian Presiden Prabowo terhadap Bupati Aceh Tamiang

Pada Jumat (12/12/2025), Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan ke posko pengungsian dan penanganan bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Dalam kunjungan tersebut, sosok Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, menjadi perhatian khusus. Prabowo menunjukkan ketertarikan terhadap latar belakang Armia Fahmi yang merupakan mantan perwira tinggi Polri.

Prabowo tampak terkesan ketika mengetahui bahwa kepala daerah yang memimpin Aceh Tamiang itu pernah menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen) atau jenderal bintang dua. Hal ini membuatnya mengajukan pertanyaan kepada Armia Fahmi dengan nada heran.

Aceh Tamiang sendiri menjadi salah satu wilayah di Sumatera yang terdampak cukup parah akibat banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025. Banyak kawasan permukiman mengalami kerusakan berat, sehingga ribuan warga terpaksa mengungsi ke posko-posko darurat.

Dalam kunjungannya ke lokasi bencana, Prabowo menyempatkan diri berdialog langsung dengan Armia Fahmi di tengah kerumunan warga serta aparat yang menyambut kehadiran Presiden. Prabowo mengenakan kemeja lapangan berwarna krem, sedangkan Armia Fahmi berdiri di hadapannya dengan pakaian dinas lapangan.

Percakapan keduanya menarik perhatian. Prabowo membuka dialog dengan menanyakan latar belakang Armia Fahmi sebagai purnawirawan Polri. Anda Irjen? Irjen Polisi? Bintang dua? tanya Prabowo. Siap, Pak, jawab Armia Fahmi mengiyakan pertanyaan tersebut.

Mendengar jawaban itu, Prabowo tampak terkesan. Ia kemudian melontarkan pernyataan yang disambut perhatian warga dan aparat di sekitar lokasi. Bintang dua mau jadi bupati, hebat sekali. Mungkin saya kira di Indonesia ada? Bintang dua lagi jadi bupati? ujar Prabowo.

Armia Fahmi menjawab singkat bahwa dirinya menjadi satu-satunya perwira tinggi Polri berpangkat Irjen yang memilih mengabdi sebagai kepala daerah. Tidak, Pak, katanya. Prabowo kemudian kembali menegaskan pernyataan tersebut. You satu saja? tanya Prabowo yang kembali dijawab Armia dengan Siap, Pak.

Presiden Prabowo lalu menepuk pundak Armia Fahmi sebagai bentuk apresiasi. Di hadapan warga, Prabowo menyampaikan penghargaan atas keputusan Armia Fahmi mau mengabdi langsung kepada masyarakat Aceh Tamiang. You hebat. Terima kasih. You mau mengabdi kepada rakyat, tandas Prabowo.

Profil Sosok Irjen Polisi (Purn) Armia Fahmi

Inspektur Jenderal Polisi (Purnawirawan) atau Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Fahmi, M.H. adalah pensiunan perwira tinggi (Pati) di dalam Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Jabatan terakhir Armia Fahmi di Polri yakni sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sosial Budaya Kapolri, dengan pangkat terakhir Irjen atau jenderal bintang 2.

Armia Fahmi tercatat aktif menduduki posisi jabatan tersebut pada tahun 2024. Semasa dinasnya, Fahmi juga pernah mengemban jabatan sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah atau Wakapolda Aceh. Adapun Armia Fahmi resmi pensiun sebagai Pati Polri pada tahun 2024.

Setelah pensiun, Armia Fahmi terjun ke dalam dunia politik dengan bergabung bersama partai lokal Aceh, yakni Partai Aceh. Jenderal bintang 2 ini juga maju mencalonkan diri sebagai calon bupati Aceh Tamiang dalam Pilkada 2024, berpasangan dengan Ismail.

Berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi, Armia Fahmi berhasil menang meraih 90.669 suara, unggul dari kotak kosong yang meraup 29.370 suara. Nama Armia Fahmi sendiri sempat menjadi bahan perbincangan publik karena ia bergabung dengan parpol saat masih aktif sebagai anggota Polri. Setelah itu, ia mengundurkan diri sebagai anggota Polri untuk mengikuti Pilkada 2024.

Kehidupan Pribadi dan Pendidikan

Armia Fahmi merupakan eks jenderal yang lahir di Banda Aceh, Aceh, 12 Oktober 1966. Ia memiliki istri yang bernama Ny. Yuyun Armia Fahmi dan menganut agama Islam. Irjen Armia Fahmi adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990. Di Akpol, ia satu angkatan dengan mantan Ketua KPK Komjen Pol (Purn) Firli Bahuri dan Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional Komjen Pol. Drs. RZ Panca Putra Simanjuntak.

Semasa sekolah, Armia Fahmi menghabiskan waktunya untuk menempuh pendidikan di Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Fahmi tercatat pernah bersekolah di SD Negeri 2 Kuala Simpang (1979), SMP Negeri Kuala Simpang (1982), dan SMA Negeri Kuala Simpang (1985). Sementara itu, sederet pendidikan kepolisian yang pernah ditempuh Armia Fahmi di antaranya yaitu PTIK (1998), Sespim (2007), dan Sespimti (2019).

Dalam pendidikan tingginya, ia juga sudah berhasil lulus S2 Ilmu Hukum di Universitas Sumatera Utara.

Perjalanan Karier

Armia Fahmi telah malang melintang berkarier di Polri. Berbagai jabatan strategis di Polri pun sudah pernah diembannya. Armia Fahmi tercatat pernah mengemban jabatan sebagai Pama Polda Sulselra, Pamapta Polres Wajo Polda Sulselra, Kapolsek Tempe, PS. Kasatlantas Polres Wajo, Danton Tar Mentarsis Akpol, Dankie Tar II/WS Akpol, dan Padalops Satgas B Puskodal.

Selain itu, Armia Fahmi juga sempat menduduki posisi jabatan sebagai PS. Kapolsek Labuhan, Kapolsekta Medan Baru, Wakasat PJR Ditlantas Polda Sumut, Lo Polri di Penang Malaysia, Wakapolres Tapanuli Tengah, dan Wakapolres Asahan. Tak sampai di situ, jenderal bintang 2 ini juga pernah mengisi kursi jabatan sebagai Kasubbid Provos Bidpropam Polda Sumut, Pamen Polda Aceh, Kabag Binops Roops Polda Aceh.

Karier Armia Fahmi makin cemerlang setelah ia didapuk menjadi Kapolres Gayo Lues. Pada tahun 2010, ia diangkat sebagai Kapolres Aceh Tamiang. Setelah itu, Fahmi juga sempat ditunjuk untuk mengisi kursi jabatan sebagai Kabagdalpers RO SDM Polda Sumut dan PS. Dirpolair Polda Sumut.

Armia Fahmi kemudian dipercaya untuk menduduki posisi jabatan sebagai Ka SPN Polda Aceh pada tahun 2016. Kemudian, ia dimutasi menjadi Kabagpamwal Roprovos Divpropam Polri pada tahun 2018. Pada tahun 2019, Armia Fahmi dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Provos Divpropam Polri. Satu tahun kemudian, jenderal asal Banda Aceh ini lalu diutus untuk mengisi posisi jabatan sebagai Irwasda Polda Sumut.

Setelah itu, Fahmi dipercaya untuk menjabat sebagai Plh. Kapolrestabes Medan pada tahun 2022. Pada tahun 2023, Fahmi berhasil pecah bintang menjadi Brigadir Jenderal atau Brigjen. Kala itu, ia didapuk untuk mengemban jabatan sebagai Wakapolda Aceh. Pada tahun 2024, Armia Fahmi sempat ditugaskan menjadi Sahlisosbud Kapolri. Barulah setelah itu ia dimutasi menjadi Anjak Utama Bidsos Budaya Kapolri dalam rangka pensiun pada tahun 2024.

Sepanjang kariernya di Polri, berbagai brevet dan tanda jasa penghargaan pun sudah pernah dikantongi Armia. Ia tercatat sudah pernah berhasil meraih penghargaan Bintang Bhayangkara Nararya, Satyalancana Pengabdian 24 Tahun, Satyalancana Pengabdian 16 Tahun, Satyalancana Pengabdian 8 Tahun, Satyalancana Jana Utama, Satyalancana Ksatria Bhayangkara, Satyalancana Karya Bhakti, Satyalancana Bhakti Pendidikan, Satyalancana Bhakti Nusa, Satyalancana Dharma Nusa, Satyalancana Operasi Kepolisian, Satyalancana Kebaktian Sosial, Brevet SAR Polri, Brevet Penerjun Polri, dan Pin Roda Brimob.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan