Arus balik Tahun Baru 2026 diprediksi meningkat pada 3 dan 4 Januari

Arus balik Tahun Baru 2026 diprediksi meningkat pada 3 dan 4 Januari

Wisata dan Arus Lalu Lintas di Tahun Baru 2026

Destinasi wisata di Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali menjadi pusat perhatian selama libur tahun baru 2026. Berbagai lokasi yang dikenal indah dan menarik minat pengunjung mulai dari hutan pinus Malino, Tanjung Bira, Bantimurung hingga Rammang-Rammang di Kabupaten Maros, semakin ramai dikunjungi oleh wisatawan. Di wilayah utara, destinasi wisata seperti di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara juga tidak kalah diminati.

Selain itu, beberapa tempat lainnya seperti Sorowako, Mamuju, Morowali, Palopo, Palu, Masamba, Malili, Mangkutana, Luwu Timur, Kendari, Poso, Luwu Utara, Luwu, Pasangkayu, Toraja Utara, Bone, Manado, Pinrang, dan Majene juga menjadi tujuan perjalanan bagi banyak orang. Dalam data Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulsel, potensi perjalanan di wilayah Mamminasata mencapai 1.214.700 orang, sedangkan secara keseluruhan di Sulsel mencapai 3.818.670 orang.

Pada hari pertama Januari 2026, Kota Makassar terlihat cukup lengang. Arus lalu lintas terpantau cukup sepi menjelang siang hari. Beberapa jalan poros utama seperti Jl AP Pettarani, Jl Urip Sumoharjo hingga Jl Perintis Kemerdekaan tampak lebih tenang dibandingkan saat masa keberangkatan perjalanan wisata yang berlangsung pada 31 Desember 2025.

Persiapan Menghadapi Arus Balik

Kepala Bidang Angkutan Darat Setyawan menyebutkan bahwa persiapan kini fokus memantau arus balik kendaraan. Ia mengatakan bahwa periode tanggal 1 hingga 4 Januari 2026, arus balik mulai meningkat. "Arus balik utama itu di tanggal 3-4 karena anak sekolah juga masuk di tanggal 5," ujar Setyawan pada Kamis (1/1/2026).

Plt Kepala BPTD Sulsel Andi Sanjaya juga menyampaikan bahwa pihaknya tetap melakukan pemantauan arus balik di tahun 2026. Ia memprediksi bahwa akhir libur tahun baru 2026 jatuh pada 4 Januari.

Jalur Distribusi Logistik yang Vital

Selain menghadapi arus balik, Dishub juga terus memantau kelancaran tiga jalur vital distribusi logistik di Sulsel. Berikut ini adalah jalur-jalur tersebut:

  • Jalur trans Sulawesi – arah utara menuju kabupaten yang berjarak ratusan kilometer dari Sulsel. Jalur ini meliputi Makassar - Parepare hingga Palopo. Ini merupakan jalur utama suplai logistik ke Luwu Raya.
  • Titik rawan macet terjadi di Jl Perintis Kemerdekaan, Simpang 5 tol, simpang 3 maros tepatnya di pertemuan arus Parepare - Bone.

  • Jalur selatan – arah Makassar - Gowa hingga Bulukumba. Ruas ini relatif lancar hingga pelabuhan bira ke Selayar.

  • Fokus utama pelambatan kendaraan terjadi di perbatasan Gowa - Takalar saat jam sibuk.

  • Jalur Makassar - Bone – hingga distribusi ke Sulawesi Tenggara (Sultra) via pelabuhan bajoe.

Dengan adanya persiapan dan pemantauan yang baik, diharapkan arus lalu lintas dan distribusi logistik dapat berjalan lancar dan aman selama masa liburan tahun baru 2026.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan