
Pemeriksaan Eks Bupati Deli Serdang dalam Kasus Korupsi Aset PTPN I
Eks Bupati Deli Serdang, Ashari Tambunan, telah diperiksa oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dalam kasus dugaan korupsi penjualan aset PTPN I ke Ciputra Land. Pemeriksaan ini dilakukan pada 11 Desember 2025, yang merupakan kali kedua ia diperiksa dalam kasus tersebut.
Plt Kasi Penkum Kejatisu, Indra Ahmadi Hasibuan, mengonfirmasi bahwa Ashari Tambunan telah dimintai keterangan sebagai saksi. Namun, ia tidak memberikan detail lebih lanjut tentang isi pemeriksaan tersebut. "Yang bersangkutan sudah diperiksa, dan nanti akan kami sampaikan informasi dan perkembangannya," ujar Indra.
Pemeriksaan terhadap Ashari Tambunan dilakukan dalam kapasitasnya sebagai mantan Bupati Deli Serdang. Hal ini berkaitan dengan peran dan tanggung jawabnya saat pengalihan aset tanah PTPN I, khususnya terkait aspek tata ruang wilayah.
Kasus korupsi penjualan aset PTPN I terjadi antara tahun 2022 hingga 2024. Para tersangka diduga telah memberikan persetujuan penerbitan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) kepada PT NDP, tanpa menyerahkan paling sedikit 20 persen lahan yang diubah menjadi untuk keperluan komersil. Total kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp 263.435.080.000, yang telah disita oleh Kejaksaan.
Empat Tersangka dalam Kasus Ini
Penyidik telah menetapkan dan menahan empat tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah:
- Irwan Peranginangin selaku Direktur PTPN II
- Iwan Subakti selaku Direktur PT NDP
- Askani selaku Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara
- Abdul Rahim Lubis selaku Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Deli Serdang
Latar Belakang Ashari Tambunan
Ashari Tambunan adalah seorang politikus Indonesia yang kini menjadi kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia lahir di Kota Medan, Sumatera Utara, pada 18 Mei 1956. Ashari adalah putra dari Mayor TNI Djamaluddin Tambunan dan Lettu Nurbanun Siregar. Ia beragama Islam.
Ashari adalah adik kandung dari Amri Tambunan, mantan Bupati Deli Serdang, dan ayah dari Adlin Umar Yusri Tambunan, Wakil Bupati Serdang Bedagai. Ia menempuh pendidikan dasarnya di Medan dan lulus SD pada tahun 1966, SMP pada 1971, dan SMA pada 1974. Ia melanjutkan pendidikannya hingga meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 1980.
Karier politik Ashari Tambunan cukup panjang, terutama di wilayah Sumatera Utara. Ia dikenal sebagai Bupati Deli Serdang selama dua periode, yakni 2014-2019 dan 2019-2024. Pada Pilkada 2018, ia menang dengan suara lebih dari 82 persen. Pada tahun 2023, ia mengundurkan diri dari jabatan bupati untuk maju sebagai calon Anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pemilu 2024, dan terpilih menjadi anggota DPR RI mewakili daerah pemilihan Sumatera Utara I periode 2024–2029.
Selain karier politiknya, Ashari juga aktif di berbagai organisasi, seperti menjadi Ketua Badan Pelaksana Pengelola Universitas Nahdatul Ulama Sumatera Utara (UNU SU), Wakil Ketua Gapensi Medan, Ketua PW LP NU Sumut, dan beberapa posisi lain di organisasi Nahdlatul Ulama dan kepemudaan.
Prestasi dan Penghargaan
Dalam kiprah politik dan sosialnya, Ashari juga aktif dalam beberapa organisasi dan menerima berbagai penghargaan. Beberapa di antaranya adalah:
- Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menteri Kesehatan RI
- Penghargaan pembina K3 terbaik nasional
- Plakat Wahana Tatanugraha dari Menteri Perhubungan
- Penghargaan nasional penanaman satu miliar pohon dari Presiden RI
Biodata Ashari Tambunan
- Nama: Ashari Tambunan
- Tempat, Tanggal Lahir: Medan, 18 Mei 1956
- Pendidikan: Sarjana Hukum, Universitas Indonesia
- Partai: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
- Jabatan Saat Ini: Anggota DPR-RI (2024–2029)
- Jabatan Sebelumnya: Bupati Deli Serdang (2014–2023)
- Keluarga: Adik dari Amri Tambunan (mantan Bupati Deli Serdang), ayah dari Adlin Umar Yusri Tambunan (Wakil Bupati Serdang Bedagai)
- Agama: Islam
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar