
Kehadiran Atlet Teqball Riau yang Meraih Medali Perunggu di SEA Games 2025
Sumaya, atlet Teqball asal Riau, kembali menjadi sorotan setelah meraih medali perunggu di ajang SEA Games 2025. Ia disambut dengan antusias oleh Ketua Pengprov POTSI Riau H Moh Aminullah dan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau. Kedatangan Sumaya di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, dilengkapi dengan spanduk yang menyampaikan selamat datang atas prestasi yang diraihnya.
Sumaya tampil percaya diri ketika keluar dari pintu kedatangan. Ia mengenakan jaket putih dan celana panjang serupa, dengan tulisan "Tim Nasional Indonesia" di bagian dada. Medali perunggu yang ia raih tergantung di lehernya. Ia langsung disambut oleh para pengurus POTSI Riau dan KONI Riau, termasuk Ketua Pengprov POTSI Riau H Moh Aminullah.
"Selamat datang Sumaya," ujar Amin sambil menyalami atlet kebanggaan Riau tersebut. Sumaya menjawab salam itu dengan senyuman hangat. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Riau, Amrisal Amir, juga turut menyambutnya dan memberikan ucapan selamat atas prestasi yang diraih.
Para pengurus POTSI Riau kemudian satu per satu menyalami Sumaya. Tidak ingin melewatkan momen ini, Sumaya diajak berfoto bersama. Dari Pulau Rupat, Sumaya dan Syifa, dua atlet Teqball lainnya, memulai perjalanan mereka dalam olahraga ini.
Perjalanan Keberhasilan dari Cabang Olahraga Takraw
Sumaya awalnya adalah atlet cabang olahraga takraw. Namun, ia memilih beralih ke Teqball setelah melihat potensi besar dalam olahraga ini. Selain Sumaya, Syifa juga merupakan atlet Teqball yang memiliki dasar dari takraw. Keduanya berasal dari Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis.
Dari wilayah yang jauh, keduanya berhasil menjadi sorotan dan memberikan kebanggaan bagi provinsi Riau. Mereka menjadi contoh bahwa meski berasal dari daerah terpencil, jika ada tekad dan semangat, maka prestasi bisa diraih.
Maya dan Syifa dikenal sebagai atlet yang gigih dan rajin berlatih. Awalnya, mereka fokus pada olahraga takraw, lalu melihat peluang di Teqball. Pilihan mereka terbukti tepat, karena Sumaya telah meraih prestasi di tingkat internasional, begitu pula dengan Syifa yang sukses di ajang internasional.
Fasilitas Sederhana yang Menjadi Kunci Kesuksesan
Fasilitas yang tersedia untuk olahraga Teqball di Riau masih terbatas. Namun, Ketua Pengprov POTSI Riau H Moh Aminullah tetap berusaha memberikan dukungan kepada atlet-atletnya. Ia menyadari bahwa tekad dan semangat atlet tidak bisa dilunturkan oleh fasilitas yang sederhana.
Menurut Amin, harga satu meja Teqball mencapai ratusan juta rupiah, yang membuat pengadaannya sulit. Namun, ia tidak menyerah. Ia membuat meja Teqball sendiri menggunakan kayu dengan ukuran standar dan lengkungan yang sesuai. Meskipun sederhana, meja ini cukup untuk digunakan atlet berlatih.
Amin juga berharap agar fasilitas yang lebih memadai dapat segera diperoleh. Hal ini bertujuan untuk mendukung motivasi dan semangat atlet Teqball Riau dalam berprestasi.
Harapan dan Rencana di Tahun 2026
Sumaya merasa bersyukur atas prestasi yang diraihnya. Meski demikian, ia berkomitmen untuk terus berusaha dan meningkatkan performa. Ia berencana untuk mengikuti Asian Beach 2026 di Sanya, Tiongkok, yang akan digelar pada 22–30 April 2026. Sumaya yakin bahwa latihan intensif akan membantunya meraih hasil yang lebih baik.
Sebelumnya, Sumaya juga meraih medali perunggu dalam World Tour Teqball Championship Bangkok 2025. Ia dikalahkan pasangan dari Myanmar di babak semifinal dengan skor 2–1. Meski kalah, pengalaman ini menjadi bekal berharga untuk masa depannya.
Harapan dari POTSI Riau dan KONI Riau
Ketua Pengprov POTSI Riau H Moh Aminullah mengaku bangga atas prestasi Sumaya. Ia yakin bahwa atlet Teqball Riau mampu berprestasi di tingkat internasional. Amin berharap pembinaan yang dilakukan secara terus-menerus dapat menghasilkan atlet-atlet baru yang berkualitas.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Riau, Amrisal Amir, juga mengapresiasi prestasi Sumaya. Menurutnya, Teqball sebagai olahraga yang baru diakui di Indonesia telah menunjukkan potensi besar. Ia berharap atlet Teqball Riau terus berupaya dan berlatih lebih keras lagi.
Amrisal juga menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan apresiasi lebih bagi atlet yang berlaga di ajang internasional. Ia berkomunikasi dengan stakeholder terkait untuk menyiapkan dukungan finansial seperti uang pembinaan dan uang saku.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar