Atlet Berprestasi Kuliah di UMSURA dengan Beasiswa


Surabaya Atlet Timnas voli putri Indonesia, Eris Septia Wulandari, resmi menjadi mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA). Ia memilih Program Studi S1 Ilmu Hukum.

Selain Eris, kiper PSIM Jogja, Khairul Fikri, juga tercatat sebagai mahasiswa baru UMSURA pada gelombang pertama dengan mengambil jurusan S1 Psikologi. Kedua atlet ini diterima melalui jalur beasiswa atlet dengan pembebasan biaya pendidikan penuh.

Keputusan Berkuliah sebagai Strategi Masa Depan

Eris menyebut keputusan untuk berkuliah merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas diri sekaligus menyiapkan masa depan setelah kariernya sebagai atlet. Ia mengaku memiliki ketertarikan pada dunia hukum sejak lama. Selain itu, ilmu tersebut dinilai relevan dengan tugas kedinasannya di Angkatan Laut (AL).

Saya punya passion di bidang hukum. Kalau suatu saat saya tidak lagi menjadi atlet, ilmu ini bisa sangat berguna untuk tugas kedinasan saya sebagai staf administrasi, ujar Eris, Kamis (11/12).

Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi penting dalam hidupnya dan menjadi cara terbaik untuk terus berkembang di luar lapangan. Ia berharap ilmu yang didapat di UMSURA dapat diterapkan ketika kelak masa kariernya sebagai atlet berakhir.

Eris juga memberi pesan kepada atlet muda agar tidak mengesampingkan pendidikan formal.

Jangan lupakan pendidikan, karena tidak selamanya kita bergantung pada profesi atlet, tuturnya.

Jurusan Psikologi untuk Menjaga Kesehatan Mental

Sementara itu, kiper PSIM Jogja, Khairul Fikri, mengatakan dirinya memilih UMSURA karena reputasi akademik dan lingkungan belajar yang mendukung mahasiswa berprestasi, termasuk atlet. Ia memilih jurusan Psikologi karena menilai aspek mental memegang peran penting dalam sepak bola.

Dengan belajar psikologi, saya berharap dapat meningkatkan performa pribadi sekaligus memahami dinamika mental dalam tim, ujarnya.

Menurut Fikri, melanjutkan pendidikan merupakan upaya mempersiapkan masa depan yang lebih luas dan tidak hanya bergantung pada karier atlet. Ia ingin menjadi pribadi yang matang, berpengetahuan, dan mampu mengikuti perubahan.

Dengan manajemen waktu yang baik, Fikri meyakini pendidikan dan olahraga dapat berjalan seimbang.

Selama berkuliah di UMSURA, saya berharap bisa berkembang secara akademik maupun pribadi, membangun relasi positif, dan tetap berprestasi di bidang olahraga, ucapnya.

Dukungan Kampus untuk Atlet

Kepala Biro Penerimaan Mahasiswa Baru (BPMB) UMSURA, M Febriyanto Firman Wijaya, mengatakan kedua atlet tersebut diterima melalui jalur beasiswa atlet dengan pembebasan biaya pendidikan penuh.

UMSURA, kata Febriyanto, berkomitmen mendukung atlet nasional yang ingin menempuh pendidikan tanpa terbebani biaya.

Beasiswa ini bukan hanya apresiasi atas prestasi mereka, tetapi bentuk kepedulian kampus terhadap masa depan para atlet, katanya.

Menurutnya, banyak atlet yang sebenarnya ingin kuliah namun terhalang jadwal latihan dan kompetisi. Karena itu UMSURA menyediakan sistem pembelajaran fleksibel dan pendampingan akademik khusus agar mahasiswa atlet dapat tetap berprestasi di lapangan maupun kampus.

Kami ingin memastikan para atlet ini tidak hanya unggul dalam olahraga, tetapi juga siap menghadapi masa depan setelah kariernya selesai, ujarnya.

Dia berharap kehadiran atlet nasional seperti Eris dan Fikri dapat menginspirasi generasi muda untuk terus mengejar pendidikan.

UMSURA membuka pintu selebar-lebarnya bagi atlet yang ingin berkembang. Ini menjadi rumah untuk belajar, tumbuh, dan merencanakan masa depan lebih gemilang, pungkasnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan