
nurulamin.proArtis Aurelie Moeremans bongkar trama masa lalu saat jadi korbanchild grooming di usia 15 tahun. Bahkan, Aurelie menulisnya menjadi sebuah memoar buku yang diberi judul Broken String.
Memoar itu sendiri berisi 24 bab yang disusun berdasarkan tahapan pengalaman hidup Aurelie ketika ia menjadi korban child grooming. Dalam buku itu, Aurelie mengaku bertemu dengan seorang pria yang namanya ia samarkan menjadi Bobby.
Saat itu, Aurelie berusia 15 tahun, sedangkan Bobby berusia 29-30 tahun. Puncaknya, Aurelie mengaku pernah dipaksa menandatangani dokumen pernikahan dan mendapat ancaman serius saat dirinya berusia 18 tahun.
Selama 15 bulan menjalani pernikahan itu, Aurelie mendapat kekerasan fisik dan mental. Bahkan, ia juga diperlakukan layaknya asisten rumah tangga.
Tak hanya itu, Aurelie juga disebut harus mencuci pakaian, membersihkan rumah, hingga menyiapkan kopi untuk Bobby, di tengah tekanan emosional yang terus ia alami. Beruntung, Aurelie bisa keluar dari siksaan pria tersebut.
Aurelie Moeremans bongkar trauma masa lalu saat jadi korban child grooming, sang suami, Tyler Bigenho tampak memberi dukungan. Pria asal Amerika Serikat itu juga marah dengan pelaku yang melakukan child grooming pada Aurelie di masa remajanya.
Hal itu diungkap Aurelie di akun Instagramnya @aurelie dilansir pada Minggu (11/01/2026). Di unggahan itu, Aurelie mengunggah sebuah video.
Di video itu, Aurelie tampak bertanya pada ChatGPT soal makna dari surat pembatalan nikah dan izin untuk menikah kembali yang dikeluarkan oleh gereja.
"Itu artinya Gereja sudah mengakui bahwa pernikahan yang dulu memang nggak pernah sah sejak awal," jawab ChatGPT.
"Di Katolik itu kan nggak ada yang namanya perceraian, tapi kalau misalnya pernikahan nggak pernah sah dari awal, ada yang namanya 'annulment'."
"Di Katolik kan nggak bisa menikah dua kali. Jadi kalau kamu dapat izin baru, artinya pernikahan lama itu memang, nggak pernah sah," ujar ChatGPT.
"Kalau misalnya ada orang nih, pakai surat yang enggak berlaku itu untuk membuktikan bahwa dia pernah menikah dengan aku. Itu artinya apa?" tanya Aurelie.
"Itu artinya dia menggunakan informasi yang tidak sah dan menyesatkan. Kalau dia memakai surat yang sudah jelas tidak berlaku, itu bisa dianggap sebagai bentuk fitnah atau penyebaran klaim palsu. Intinya dia mencoba membuktikan sesuatu yang sebenarnya enggak pernah sah di mata gereja," jelas GPT.
Mengetahui Aurelie Moeremans bongkar trauma masa lalu saat jadi korban child grooming, netizen dan sederet artis langsung ramai memberi dukungan. Bahkan, banyak pula yang menanyakan reaksi suami Aurelie usai kisah itu diungkap ke publik.
"Kak, gimana tanggepan paksu pas tau dan baca kisah kamu dulu yg bener2 menguras emosi itu," tanya seorang netizen.
Diakui Aurelie, sang suami mengaku sangat bangga pada dirinya lantaran mampu melewati hal sulit tersebut. Tak hanya itu, ia juga geram saat mendengar kisah child grooming yang dialami oleh Aurelie.
"Dia bangga dengan aku dan pastinya gak terima dulu aku pernah diperlakukan seperti itu," tulis Aurelie.
"Buat yang bingung, konteks dikit ya. Aku nulis buku tentang pengalaman aku mengalami kekerasan saat umur 15 tahun. Niatnya sederhana, berbagi, tanpa nyebut nama, tanpa nyerang siapa pun."
"Lucunya, ada yang merasa, lalu malah ganggu aku lagi. Padahal caranya... justru berisiko buat dirinya sendiri. "
"Selama ini aku memilih diam. Tapi diam itu pilihan, bukan kewajiban. Dan setiap pilihan punya batas," tulisnya.(*)
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar