Ayu Puspita Buat Calon Pengantin Lemas, Polisi Tanya: Sanggup?

Ayu Puspita Buat Calon Pengantin Lemas, Polisi Tanya: Sanggup?

Pengakuan Ayu Puspita, Pemilik Wedding Organizer yang Diduga Menipu Ratusan Calon Pengantin

Pengakuan Ayu Puspita, pemilik wedding organizer (WO) yang diduga melakukan penipuan kepada ratusan calon pengantin, telah menjadi sorotan publik. Dalam pemeriksaan oleh penyidik Polres Metro Jakarta Utara, Ayu mengungkapkan kesanggupannya untuk menyelenggarakan pernikahan calon pengantin yang sudah membayar secara lunas.

Penyidik pertama kali bertanya tentang kemampuan Ayu dalam menyelenggarakan acara pernikahan yang telah dibayar lunas. Mereka menanyakan apakah Ayu sanggup melaksanakan acara pernikahan pada tanggal tertentu. Jawaban yang diberikan oleh Ayu terdengar lemah dan tidak pasti.

"Untuk hari ini saya masih belum bisa Pak," jawab Ayu dengan suara lemas. Penyidik kembali mengulangi pertanyaan, namun Ayu tetap memberikan jawaban yang tidak sesuai. "Sanggup apa enggak ke depannya?" tegas penyidik. "Saya belum ada gambaran pasti ke depannya Pak," kata Ayu.

Menyadari bahwa jawaban Ayu tidak jelas, penyidik kembali bertanya dengan nada bicara yang lebih keras. "Sanggup apa gak sanggup?! Itu jawabannya," tanya penyidik. "Untuk saat ini belum sanggup Pak," jawab Ayu.

Seorang korban, Tamay (26), lalu mengunggah video pengakuan pelaku ke media sosial Thread-nya. Ia merasa sangat lemas setelah mendengar hal tersebut. Tamay mempertanyakan nasib acara pernikahannya. "DEMI ALLAH LEMES BGT, AYU PUSPITA JAHAT BGT GW LEMES BGT INI UANG KAMI GIMANA NASIB NYA byayupuspitaa," tulis Tamay.

Ngaku untuk DP Rumah

Hingga saat ini, tercatat 230 pasangan calon pengantin menjadi korban dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp15 hingga Rp16 miliar. Banyak di antara mereka yang telah membayar lunas jauh hari karena tergiur paket lengkap dengan harga ekonomis.

Pada Minggu, 7 Desember 2025, ratusan orang lalu mendatangi rumah Ayu Puspita di kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Dalam video yang diunggah akun @jktnewsreborn, Ayu tampak mengenakan kerudung hitam dan kemeja bergaris biru-putih, sementara para korban terus menyampaikan tuntutan.

Dalam pemeriksaan awal, Ayu menyampaikan bahwa manajemen keuangan perusahaannya mengalami masalah serius. Ia mengakui menerapkan pola gali lubang tutup lubang, menggunakan pembayaran dari klien baru untuk membiayai kebutuhan acara klien sebelumnya. Selain itu, sebagian dana yang diterima digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk pembelian rumah mewah serta kegiatan bepergian ke luar negeri.

"Saya menggunakan sebagian dana untuk membayar uang muka rumah, tapi (saya) sedang berusaha menjual rumah tersebut untuk mengembalikan uang klien," ucap Ayu.

Awal Mula Terkuak

Kasus dugaan penipuan WO ini terungkap dari unggahan di TikTok yang melaporkan pernikahan bermasalah di Jakarta Barat dan Jakarta Utara, Sabtu (6/12/2025). Nana, saudara dari salah satu korban, menceritakan pesta pernikahan sepupunya kacau, sampai membuat kedua mempelai menangis.

Nana mengatakan ketika acara resepsi dimulai, tidak ada satu pun hidangan yang tersaji untuk tamu. "Acara sudah mulai katering nggak ada sama sekali," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun, Minggu(7/12/2025). Pihak keluarga pengantin sempat menghubungi pihak katering yang semestinya disediakan oleh WO Ayu Puspita. Namun, respons yang diterima tidak jelas.

"Saat dihubungi bilangnya sudah dekat tapi minta share location enggak dikasih," kata Nana. Warganet yang mengaku turut sebagai korban kemudian membanjiri kolom komentar. Para korban pun berkomunikasi lebih lanjut melalui grup obrolan WhatsApp untuk menyamakan informasi.

Dari hasil diskusi para korban, WO tersebut diduga memberikan penawaran yang sama secara menggiurkan untuk menarik pelanggan. Saat ini, pihak WO sudah dibawa ke Mapolres Jakarta Utara, diikuti oleh korban yang ingin mengetahui kejelasan dugaan penipuan.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan