
Pergerakan Magma Gunung Lewotobi Laki-laki Masih Tinggi
Badan Geologi menyatakan bahwa pergerakan magma di Gunung Lewotobi Laki-laki, yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih dalam kondisi tinggi. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat potensi erupsi yang mungkin terjadi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi, Lana Saria menjelaskan bahwa berdasarkan pengukuran deformasi menggunakan tiltmeter, terjadi akumulasi tekanan pada sumbu X (tangensial). Ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas di bawah permukaan gunung berapi tersebut.
Selain itu, data dari Global Navigation Satellite System (GNSS) menunjukkan pola inflasi pada dua stasiun, yaitu WLR barat laut dan NUR timur laut, dalam rentang waktu dua minggu terakhir. Data ini memberikan indikasi bahwa ada peningkatan tekanan di dalam sistem magmatis gunung berapi.
Aktivitas Kegempaan yang Mengkhawatirkan
Lana Saria menyampaikan bahwa aktivitas kegempaan menunjukkan adanya pergerakan fluida atau magma yang cukup aktif. Selain itu, ada juga suplai magma yang terus-menerus masuk ke dalam sistem gunung berapi. Hal ini meningkatkan potensi terjadinya erupsi.
Dalam laporan yang dikeluarkan, dia merinci data kegempaan dari tanggal 2 hingga 3 Januari 2026, hingga pukul 12.00 Wita. Dalam periode tersebut, terjadi 45 kali tremor non harmonik, satu kali gempa low frequency. Selain itu, terdeteksi 97 kali gempa vulkanik dalam, satu kali gempa tektonik lokal, dan enam kali gempa tektonik jauh.
Kenaikan Signifikan pada Gempa Vulkanik
Sejak 31 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, terjadi kenaikan signifikan pada jumlah gempa vulkanik. Meskipun demikian, erupsi belum terjadi hingga saat ini. Menurut Lana Saria, kondisi ini mengindikasikan adanya hambatan pada saluran magma (conduit) yang menghalangi material untuk naik ke permukaan.
"Kondisi ini dapat mengarah pada kemungkinan terjadinya pelepasan energi dalam bentuk erupsi apabila tekanan terus meningkat," ujarnya.
Tingkat Aktivitas Berada pada Level IV Awas
Lana Saria menegaskan bahwa saat ini tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada level IV awas. Oleh karena itu, warga di sekitar daerah tersebut diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi anjuran dari pihak berwenang.
Beberapa langkah penting yang harus diambil antara lain:
- Memantau informasi resmi dari Badan Geologi dan instansi terkait.
- Menghindari area dekat puncak gunung berapi.
- Menyiapkan rencana evakuasi jika diperlukan.
Dengan situasi yang terus dipantau, masyarakat diharapkan tidak panik namun tetap waspada terhadap potensi bahaya yang bisa terjadi. Pemantauan intensif akan terus dilakukan untuk memastikan keselamatan warga dan lingkungan sekitar.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar