
Peran Strategis Bakamla RI dalam Bantuan Kemanusiaan
Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) kembali menunjukkan perannya yang penting dalam misi kemanusian nasional. Sebanyak 70 ton bantuan kemanusiaan resmi dikirimkan ke wilayah terdampak bencana banjir di Sumatra melalui pelepasan Kapal Nelayan Pulau Nipah-321 di Dermaga 99 Batu Ampar, Batam, pada hari Kamis (11/12/2025).
Pelepasan kapal tersebut dilakukan langsung oleh Deputi Operasi dan Latihan Bakamla RI, Laksda Bakamla Eko Wahjono. Kapal yang dikomandani Letkol Bakamla Andi Christy Mahendra ini menjadi unsur kedua dalam operasi bantuan kemanusiaan Bakamla RI. Sebelumnya, pengiriman tahap pertama dilakukan oleh Kapal Nelayan Tanjung Datu-301 yang menyalurkan bantuan awal ke Sibolga melalui KRI dr. Rajiman (992).
Dalam sambutannya, Laksda Eko Wahjono menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra, termasuk Aceh, Medan, dan Padang. Ia menegaskan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI Dr. Irvansyah, untuk menggerakkan seluruh jajaran memberikan dukungan cepat kepada masyarakat terdampak.
Tahap pertama telah dilakukan melalui KN Tanjung Datu-301 sebagai bentuk respons awal. Hari ini, kami mengirimkan bantuan lanjutan dengan volume yang lebih besar untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, ujar Eko Wahjono.
Selain mengerahkan unsur operasi laut, kepedulian Bakamla RI juga diwujudkan melalui gerakan sosial internal. Keluarga besar Bakamla RI menggelar berbagai kegiatan seperti Ngamen Kepala Bakamla RI, Bazar Peduli Sumatra, serta membuka donasi dari seluruh personel di berbagai daerah. Dari rangkaian kegiatan tersebut, terkumpul dana kemanusiaan sebesar Rp200 juta yang disalurkan melalui Dana Kemanusiaan Media Nasional.
KN Pulau Nipah-321 membawa berbagai kebutuhan mendesak bagi korban bencana, mulai dari bahan pangan, perlengkapan sanitasi dan kesehatan, pakaian, perlengkapan tidur, kebutuhan bayi dan perempuan, hingga perlengkapan darurat. Seluruh bantuan merupakan hasil kolaborasi antara masyarakat Batam, instansi terkait, dan keluarga besar Bakamla RI yang bergerak secara serentak.
Bagi Bakamla RI, menjaga laut juga berarti menjaga rakyat Indonesia. Kami berharap bantuan ini segera diterima dan mampu meringankan beban saudara-saudara kita di wilayah terdampak, tegas Eko Wahjono.
Ia juga mengungkapkan bahwa bantuan dari masyarakat Kepulauan Riau terus mengalir. Bakamla RI bahkan telah menyiapkan pengerahan KN Pulau Dana-323 untuk pengiriman lanjutan. Masyarakat Kepri yang ingin berdonasi dipersilakan mendatangi Zona Bakamla Barat agar bantuan dapat didata dan disalurkan secara terkoordinasi.
Bakamla RI pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Solidaritas yang terbangun dalam misi kemanusiaan ini menjadi cerminan kuatnya semangat gotong royong bangsa Indonesia di tengah bencana.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar