BAKTI Komdigi dan Rumah Perubahan Ajak Warga Nias Ikuti Program Agent of Change dari Banyuwangi

BAKTI Komdigi dan Rumah Perubahan Ajak Warga Nias Ikuti Program Agent of Change dari Banyuwangi

Perubahan yang Berawal dari Kesadaran Kolektif

Sejumlah peserta Program Agent of Change (AOC) Nias, yang terdiri dari 107 orang, mengikuti pelatihan virtual untuk mempelajari empat gerakan perubahan inspiratif dari Banyuwangi. Gerakan-gerakan ini mencakup Desa Mandar, Glenmore, Sekolah Adat Batara, dan Kampung Bebas Rokok Jajag. Tujuan dari program ini adalah untuk mendorong peserta AOC Nias melakukan perubahan dengan memanfaatkan kearifan lokal dan konten digital.

Desa Mandar: Ekonomi Seafood dari Aksi Bersih-Bersih

Desa Mandar dikenal karena ekonomi seafood yang berkembang berkat aksi bersih-bersih pantai. Awalnya, pesisir desa ini dipenuhi sampah, tetapi para pemuda setempat mulai membersihkan pantai, menata kawasan, dan membuka warung seafood dengan harga yang disepakati bersama. Gerakan ini mendapatkan dukungan pemerintah, bahkan warga diberikan pelatihan memasak oleh chef hotel internasional. Saat ini, Desa Mandar telah menjadi ruang ekonomi baru yang sukses.

Glenmore: Sistem Pertanian Terpadu yang Viral

Gerakan perubahan lain datang dari kecamatan Glenmore yang mengembangkan sistem pertanian terpadu. Mereka menggunakan maggot dari sampah organik sebagai pakan ayam dan kompos yang kembali digunakan di kebun. Dokter Anita Yuni Kholillah, salah satu penggerak di daerah tersebut, membagikan ilmu tentang sistem pertanian terpadu melalui media sosial seperti Instagram dan TikTok. Konten edukatif dan menyenangkan ini berhasil membuat sains pertanian menjadi viral.

Sekolah Adat Batara: Pendidikan Berbasis Budaya

Sekolah Adat Batara di Banyuwangi merupakan contoh lain dari gerakan perubahan yang sukses. Pendiri Kampoeng Baca Taman Rimba (Batara), Widi Nurmahmudi, menjelaskan bahwa sekolah ini berhasil mencegah putus sekolah dan menurunkan pernikahan dini. Prinsip kemandiriannya kuat, di awal berdiri mereka menolak sumbangan. Pendidikan berbasis budaya ini menarik komunitas lain untuk belajar, dan promosi terbaik dilakukan melalui video-video karya siswa sendiri yang menyebar di media sosial.

Kampung Bebas Rokok Jajag: Musyawarah untuk Lingkungan Sehat

Kampung Bebas Rokok Jajag di Banyuwangi merupakan contoh lain dari gerakan perubahan yang berasal dari musyawarah. Upaya membangun desa bebas rokok bukan lahir dari peraturan ketat, tetapi dari kesepakatan tokoh agama dan warga. Mereka sepakat tidak menjual rokok di seluruh warung demi lingkungan yang sehat untuk anak-anak. Kesepakatan ini menjadi norma sosial yang dijaga lintas generasi, tanpa paksaan. Komunikasi untuk menjaga komitmen ini diperkuat melalui grup WhatsApp warga.

Pembelajaran Berbasis Pengalaman

Fasilitator utama Program Agent of Change dari Rumah Perubahan, Palmy Rawinda Meilala, menjelaskan bahwa pihaknya mendorong peserta program Agent of Change Nias untuk dapat melakukan pembelajaran berbasis pengalaman, bukan sekadar teori. Kami ingin peserta bukan hanya tahu how to, tetapi juga merasakan whysemangat para penggerak perubahan di Banyuwangi, ujarnya.

Studi Banding Virtual yang Menyentuh

Program Hybrid Site Visit ini bukan sekadar studi banding virtual, tetapi diharapkan dapat membangun keyakinan para Agent of Change di Nias untuk berani melakukan perubahan melalui kegigihan, kearifan lokal, dan kolaborasi yang sehat dengan pemerintah. Peserta AOC Nias berkumpul di satu ruangan di Kota Gunungsitoli yang kemudian terhubung secara virtual dan interaktif ke kebun organik di kaki Ijen, kampung kuliner di pesisir, desa kecil yang bebas asap rokok, hingga sekolah adat di atas perahu.




Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan