
Bangunan Dua Lantai di Koja Roboh, Tidak Ada Korban Jiwa
Pada hari Kamis, 25 Desember 2025, sebuah bangunan dua lantai yang berfungsi sebagai tempat parkir di Jalan Alur Laut, Gang Waru 1, RT 05/03, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara mengalami keruntuhan. Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa, meskipun beberapa kendaraan tertimpa material dari bangunan tersebut.
Akibat dari kejadian tersebut, empat unit mobil dan satu unit sepeda motor terkena dampak dari material bangunan yang roboh. Namun, hingga saat ini belum ada laporan tentang adanya korban jiwa atau cedera serius.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, menjelaskan bahwa pihaknya langsung mengerahkan satu unit kendaraan dinas operasional beserta empat personel untuk melakukan penanganan awal di lokasi kejadian.
“Setiba di lokasi, kami langsung melakukan size up untuk memastikan kondisi bangunan serta kemungkinan adanya korban,” ujarnya.
Menurut informasi yang diperoleh, kejadian ini dimulai dengan ambruknya satu tiang penyangga yang akhirnya menyebabkan seluruh bangunan runtuh. Gatot menambahkan bahwa untuk penanganan lebih lanjut, dibutuhkan alat berat dan akan ditangani oleh pemilik bangunan.
Penanganan oleh Petugas Gabungan
Laporan mengenai kejadian bangunan roboh diterima oleh Lurah Rawa Badak Selatan, Yeny Frisdayanti, pada pukul 15.00 WIB. Ia langsung menindaklanjuti dengan melibatkan petugas gabungan dari berbagai instansi.
“Sudah langsung dilakukan pengecekan oleh petugas gabungan dari Suku Dinas Gulkarmat, BPBD, Satpol PP, Babinsa, Polsek, petugas PPSU, serta unsur terkait lainnya,” ungkap Yeny.
Ia menilai, kejadian ini menjadi pengingat penting tentang pentingnya pengawasan terhadap kondisi bangunan serta kewaspadaan terhadap potensi risiko keruntuhan. Yeny juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak mendekati area bangunan yang masih dalam proses penanganan.
Langkah Pencegahan dan Kesadaran Masyarakat
Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat dan pemilik bangunan untuk lebih waspada terhadap kondisi struktur bangunan yang mereka miliki. Terutama bagi bangunan-bangunan tua atau yang sudah lama digunakan, perlu dilakukan pemeriksaan berkala agar dapat menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi aturan dan tata cara penggunaan lahan serta memperhatikan keamanan lingkungan sekitar. Dengan kesadaran bersama, diharapkan kejadian serupa bisa diminimalisir.
Penanganan Berkelanjutan
Meski tidak ada korban jiwa, pihak berwenang tetap memastikan bahwa proses pembersihan dan penanganan bangunan yang rusak dilakukan secara bertahap dan aman. Pemilik bangunan juga diminta untuk bekerja sama dengan instansi terkait agar proses penanganan berjalan lancar dan sesuai dengan standar keselamatan.
Dengan adanya koordinasi yang baik antara pemerintah setempat, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan kejadian seperti ini dapat dihindari di masa depan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar