
Bencana Banjir dan Longsor Melanda Kecamatan Tiris, Probolinggo
Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, kembali mengalami bencana alam berupa banjir dan longsoran tanah pada Kamis (11/12/2025). Peristiwa ini menimbulkan dampak yang cukup signifikan terhadap infrastruktur dan kehidupan masyarakat setempat. Berikut adalah rangkuman peristiwa yang terjadi:
- Empat jembatan rusak
- Dalam kejadian ini, empat jembatan di wilayah Kecamatan Tiris mengalami kerusakan. Tiga dari jembatan tersebut berada di Desa Andungbiru, sedangkan satu jembatan lainnya berada di Desa Tiris.
-
Dari jumlah tersebut, dua jembatan diketahui putus, sementara dua jembatan lainnya mengalami kemiringan.
-
Rumah-rumah rusak akibat banjir dan longsoran
- Sebanyak enam rumah dilaporkan mengalami kerusakan. Empat rumah rusak akibat banjir, sedangkan dua lainnya rusak karena longsoran tanah.
- Di Dusun Lawang Kedaton, RT 11 RW 04, Desa Andungbiru, empat rumah mengalami kerusakan akibat banjir.
-
Dua rumah lainnya di dusun yang sama, tepatnya di RT 15 RW 005, rusak akibat longsoran tanah.
-
Belasan rumah terendam banjir
- Di Desa Tiris, sebanyak 13 rumah tergenang air akibat banjir yang melanda wilayah tersebut.
- Meskipun air sudah mulai surut, masih ada material lumpur yang tersisa di dalam rumah warga, sehingga memerlukan proses pembersihan lebih lanjut.
Proses Penanganan dan Koordinasi
Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, kondisi di lapangan terus dipantau untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat. Petugas BPBD juga sedang melakukan assessment terhadap kerusakan yang terjadi serta membantu warga terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarif, menjelaskan bahwa saat ini kondisi air sudah mulai surut. Namun, masih ada sisa material lumpur yang harus dibersihkan. Ia juga menyampaikan bahwa proses penanganan masih berlangsung dan koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan.
Kondisi air sudah surut tapi masih ada material lumpur yang tersisa di rumah warga. Sedangkan untuk 4 jembatan, 2 putus dan 2 jembatan miring, kata Oemar, Jumat (12/12/2025).
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan berbagai pihak guna mengantisipasi potensi bencana susulan. Kami masih terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan terus memantau perkembangan kondisi cuaca hari ini. Semoga tidak ada bencana susulan, jelasnya.
Imbauan untuk Warga
Oemar Sjarif juga mengimbau kepada warga, khususnya yang tinggal di area rawan seperti tebing dan bantaran sungai, agar tetap meningkatkan kewaspadaan. Ia meminta masyarakat untuk segera mengungsi jika melihat tanda-tanda bahaya dan segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Khususnya masyarakat yang berada di daerah tebing atau bantaran sungai untuk selalu waspada. Jika melihat kemungkinan terjadinya bencana, segera mengungsi dan melaporkan secepatnya, pungkasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar