Banjir di Jalan Lingkar Selatan Cilegon dikeluhkan pelaku industri wisata

Banjir di Jalan Lingkar Selatan Cilegon dikeluhkan pelaku industri wisata

Trust Banten - Kondisi Jalan Lingkar Selatan Cilegon menjadi perhatian pelaku industri pariwisata. Ruas jalan yang menjadi salah satu akses utama menuju kawasan wisata Anyer itu kerap tergenang air saat hujan dengan intensitas tinggi, sehingga dinilai mengganggu kenyamanan wisatawan.

Pada Jumat, 2 Januari 2026 jalan akses menuju wisata Anyer banjir kondisi tersebut dinilai menimbulkan kesan kurang nyaman, khususnya bagi wisatawan yang baru pertama kali berkunjung ke kawasan wisata Anyer.

Direktur PT Fave Properti selaku pemilik Hotel Aston Anyer, Doddy Fathurahman, mengaku prihatin dengan kondisi Jalan Lingkar Selatan. Menurutnya, ruas tersebut merupakan “wajah awal” yang dilihat wisatawan saat memasuki wilayah Banten melalui jalur selatan Anyer–Cilegon.

“Ada rasa prihatin melihat kondisi jalan, khususnya jalur selatan Anyer–Cilegon. Akses jalan yang nyaman sangat penting karena menjadi kesan pertama bagi wisatawan,” ujar Doddy.

Ia menilai, pembenahan infrastruktur jalan tidak hanya berpengaruh terhadap kelancaran perjalanan, tetapi juga mencerminkan kesiapan daerah dalam menyambut wisatawan.

Keluhan serupa disampaikan General Manager The Jayakarta Anyer, Mulyani. Ia berharap pemerintah daerah dapat menghadirkan solusi konkret agar banjir yang kerap terjadi di jalur tersebut tidak terus berulang. “Masalah banjir ini dampaknya langsung dirasakan tamu. Wisatawan ingin berlibur, namun justru terjebak genangan dan kemacetan di jalan,” ujarnya.

Meski demikian, akses utama menuju kawasan wisata Anyer melalui Jalan Anyer–Cilegon dilaporkan mulai dapat dilalui kendaraan pada Sabtu, 3 Desember 2026 meskipun genangan air masih terlihat di sejumlah titik.

General Manager Nemuru Villa Ubud Anyer, Irma Adchany, mengatakan wisatawan tetap dapat menuju Anyer melalui jalur utama maupun jalur alternatif seperti Mancak dan Padarincang.

“Untuk akses ke Anyer masih bisa dilalui, baik lewat jalur utama maupun jalur alternatif Mancak dan Padarincang,” kata Irma.

Hal tersebut dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Anyer, IPDA Wangsa. Ia memastikan kendaraan roda empat sudah dapat melintas dua arah, baik dari Anyer menuju Cilegon maupun sebaliknya melalui jalur bawah kota. “Kendaraan sudah bisa melintas dua arah. Dari Anyer ke Cilegon maupun sebaliknya sudah bisa dilewati,” ujar IPDA Wangsa.

Meski akses telah dibuka, pengendara tetap diimbau berhati-hati karena genangan air masih terdapat di beberapa titik. Kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas menuju kawasan wisata Anyer. ***

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan