
Wilayah Telen Terdampak Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi
Kecamatan Telen menjadi salah satu wilayah yang terkena dampak banjir di Kabupaten Kutai Timur akibat curah hujan yang tinggi. Camat Telen, Petrus Ivung, menjelaskan bahwa ada delapan desa yang terdampak bencana banjir ini.
Berikut adalah daftar desa-desa yang terkena dampak banjir:
- Desa Marah Haloq
- Long Melah
- Long Segar
- Kernyanyan
- Long Noran
- Muara Pantun
- Juk Ayaq
- Rantau Panjang
Ia menyebutkan bahwa sebanyak 338 kepala keluarga (KK) mengalami rumahnya terendam banjir, sedangkan 85 KK lainnya juga terdampak oleh banjir tersebut.
"Desa andalan yang sering terkena banjir adalah Marah Haloq dan Long Melah, sedangkan wilayah hilir seperti Long Segar, Kernyanyan, dan Long Noran pasti sudah mengalami banjir bulan Desember," ujarnya pada Jumat (12/12/2025).
Wilayah-wilayah yang terdampak umumnya berada di bantaran Sungai Telen dan Sungai Marah-Marah, khususnya di arah Desa Marah Haloq. Untuk wilayah bagian ulu, seperti Muara Pantun dan Juk Ayaq, terpantau dalam kondisi aman atau surut.
Sementara itu, wilayah ilir, seperti Long Melah dan Marah Haloq, masih mengalami banjir yang relatif tinggi karena lokasinya dekat dengan muara dua sungai tersebut.
Petrus Ivung menilai bahwa kondisi banjir tahunan yang terjadi setiap bulan Desember tidak separah tahun 2019 dan 2022 lalu. Pada masa itu, banjir sempat menyebabkan kelumpuhan, bahkan ketinggian air mencapai titik di mana hanya genteng rumah yang terlihat, sehingga perahu bisa digunakan untuk masuk ke perkampungan.
Untuk tahun 2025 ini, meskipun banjir masih terjadi, ketinggian air tidak melebihi 1,5 meter, khususnya di wilayah ilir seperti Desa Marah Haloq dan Long Melah. Ia menyatakan bahwa saat ini masih sulit bagi perahu untuk melakukan evakuasi ke dalam perkampungan.
Upaya Bantuan dan Distribusi Logistik
Petrus Ivung menyampaikan bahwa telah dilakukan rapat virtual dengan Pemkab. Tujuan utamanya adalah agar semua bantuan atau logistik dari pihak sosial maupun pihak lain segera didistribusikan ke wilayah Telen.
"Beberapa perusahaan di wilayah Telen sudah menyalurkan bantuan secara langsung melalui desa," katanya.
Dengan adanya upaya distribusi bantuan ini, diharapkan masyarakat yang terdampak banjir dapat segera mendapatkan perlindungan dan kebutuhan dasar mereka.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar