
nurulamin.pro, RANTAU - Banjir kembali merendam wilayah Desa Margasari Hulu, Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin, Sabtu (3/1/2026).
Meski air sempat menggenangi akses jalan dan pelataran rumah warga, hingga saat ini belum ada warga yang mengungsi.
Kepala Desa Margasari Hulu, Yuseriadi, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa banjir terjadi akibat luapan air sungai setelah hujan mengguyur wilayah tersebut.
“Untuk sementara belum ada warga yang mengungsi. Yang terendam itu jalan desa, kemudian pelataran rumah warga yang berada di pinggir sungai,” ujarnya.
Menurut Yuseriadi, sekitar 50 rumah terdampak banjir. Namun air hanya menggenangi bagian pelataran dan belum masuk ke dalam rumah warga.
“Sekitar 50 rumah lah yang di pinggir banyu itu, yang calap di pelatarannya saja,” jelasnya.
Ia menambahkan, kondisi air sempat mengalami surut pada siang hari.
Bahkan sekitar pukul 11.00 Wita, genangan di jalan sudah berangsur surut.
“Tadi jam 11 itu sudah surut, tapi karena sekarang hujan lagi, tidak menutup kemungkinan malam hari air bisa naik lagi,” katanya.
Tak hanya Desa Margasari Hulu, kondisi serupa juga dialami desa bertetangga, yakni Desa Baulin. Di desa tersebut, banjir juga merendam akses jalan menuju permukiman warga.
“Desa Baulin juga terendam, jalannya calap juga,” ucap Yuseriadi.
Diketahui, Desa Baulin memiliki salah satu aset objek wisata religi, yakni Kubah Datu Qabul, yang kerap dikunjungi peziarah dari berbagai daerah.
Pemerintah desa bersama warga setempat saat ini terus memantau perkembangan kondisi air dan bersiaga jika terjadi peningkatan debit air susulan. (nurulamin.pro/ Mukhtar Wahid)
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar