Banjir Rob di Banjarmasin Masih Terjadi, BMKG Ungkap Jadwalnya

Banjir Rob di Banjarmasin Masih Terjadi, BMKG Ungkap Jadwalnya

Banjarmasin Terendam Air Pasang Akibat Fase Bulan Purnama

Beberapa wilayah pemukiman hingga jalan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) tergenang air akibat pasang laut pada Sabtu dini hari. Fenomena ini dipengaruhi oleh fase bulan purnama yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas II Syamsudin Noor menjelaskan bahwa pasang laut ini akan berlangsung selama sepekan ke depan. Hal ini terutama terjadi di pesisir perairan Sungai Barito seperti Banjarmasin dan sekitarnya.

Kepala Stamet Syamsudin Noor, Otta Welly Jeni Tholla mengatakan bahwa prediksi pasang laut telah dimulai sejak tanggal 2 Januari 2026 dan akan berlangsung hingga 9 Januari 2026 mendatang. Waktu terjadinya pasang laut yaitu pada malam hari mulai dari pukul 16.00 WITA hingga pukul 22.00 WITA dengan ketinggian pasang maksimum mencapai 2,9 meter.

Selain pesisir Sungai Barito, pasang air laut juga diprediksi terjadi di pesisir Kalsel lainnya, seperti Kotabaru dan Tanahbumbu. Potensi pasang laut akan terjadi pada tanggal 2-9 Januari 2026 pada pukul 18.00-01.00 WITA dengan ketinggian maksimum mencapai 2,8 meter.

Masyarakat pesisir diimbau untuk tetap waspada dan mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut serta fenomena banjir pesisir (rob). Hal ini penting untuk meminimalisir risiko yang bisa terjadi akibat tingginya permukaan air laut.

Prediksi Pasang Laut dan Dampaknya

Berikut adalah beberapa informasi penting terkait prediksi pasang laut:

  • Durasi: Prediksi pasang laut akan berlangsung dari tanggal 2 hingga 9 Januari 2026.
  • Waktu: Pasang terjadi pada malam hari, mulai dari pukul 16.00 WITA hingga 22.00 WITA.
  • Ketinggian: Ketinggian pasang maksimum mencapai 2,9 meter di wilayah Sungai Barito dan 2,8 meter di wilayah Kotabaru dan Tanahbumbu.
  • Wilayah Terdampak: Selain Banjarmasin, wilayah pesisir seperti Kotabaru dan Tanahbumbu juga akan terkena dampak pasang laut.

Langkah Antisipasi bagi Masyarakat

Masyarakat pesisir diimbau untuk selalu memperhatikan perkembangan cuaca dan kondisi lingkungan sekitar. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:

  • Memastikan keandalan saluran air agar tidak terjadi genangan yang berlebihan.
  • Menyimpan barang-barang penting di tempat yang aman agar tidak terganggu oleh air pasang.
  • Menghindari aktivitas di daerah rawan banjir saat pasang laut sedang terjadi.
  • Menjaga komunikasi dengan pihak berwenang untuk mendapatkan informasi terbaru tentang kondisi pasang laut.

Dengan adanya informasi dan persiapan yang baik, masyarakat dapat lebih siap menghadapi dampak dari fenomena alam ini.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan