Banjir rob genangi Jalan RE Martadinata depan JIS, air capai 30 cm

Banjir Rob Kembali Genangi Jalan RE Martadinata

JAKARTA – Banjir rob kembali menggenangi Jalan RE Martadinata, tepatnya di depan Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Minggu (4/1/2026). Peristiwa ini terjadi akibat pasang air laut yang mengakibatkan genangan air meluap ke jalan raya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, genangan banjir rob terjadi sepanjang kurang lebih 200 meter. Genangan tersebut mulai dari Jembatan Ancol hingga perlintasan kereta api di depan JIS. Air laut diketahui meluap dari Kali Ancol yang berada di sisi kanan Jalan RE Martadinata. Luapan air tersebut mengalir ke badan jalan melalui celah-celah tanggul yang telah retak, serta sistem drainase yang tidak lagi berfungsi secara optimal.

Ketinggian air rob di kawasan tersebut bervariasi, berkisar antara 10 hingga 30 sentimeter. Hal ini menyebabkan beberapa bagian jalan tertutup air, sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas.

Salah seorang penjaga perlintasan kereta api di depan JIS, Untung (36), mengatakan bahwa banjir rob mulai meluap ke jalan sejak pagi hari. Ia menyebutkan bahwa air mulai naik sekitar pukul 07.30 WIB. Menurut Untung, pada hari sebelumnya banjir rob bahkan muncul lebih pagi, yakni sekitar pukul 07.00 WIB.

"Jadi, jangkanya satu jam, infonya dari BMKG besok naik jadi jam 9.00 WIB," ujar Untung saat diwawancarai di lokasi, Minggu.

Meski terendam banjir rob, Untung menyebut rel kereta api di depan JIS masih dapat dilalui oleh kereta barang maupun KRL Commuter Line. Namun, kondisi ini tetap memerlukan pengawasan ekstra agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kondisi serupa juga terlihat pada arus lalu lintas di Jalan RE Martadinata yang terpantau tetap lancar meski genangan air masih menutup sebagian badan jalan. Para pengendara terlihat mengurangi kecepatan saat melintas di depan perlintasan kereta api, mengingat ketinggian air di titik tersebut relatif lebih tinggi, yakni mencapai sekitar 30 sentimeter.

Hingga berita ini ditulis pada pukul 10.55 WIB, banjir rob di Jalan RE Martadinata belum menunjukkan tanda-tanda surut. Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada dan menghindari area yang tergenang air, terutama di sekitar perlintasan kereta api.

Penyebab dan Dampak Banjir Rob

Banjir rob yang terjadi di Jalan RE Martadinata disebabkan oleh pasang air laut yang cukup tinggi. Selain itu, faktor-faktor seperti retaknya tanggul dan sistem drainase yang tidak optimal turut berkontribusi pada terjadinya genangan air.

Dampak dari banjir rob ini terasa pada lalu lintas kendaraan dan aktivitas warga sekitar. Meskipun arus lalu lintas masih lancar, pengemudi harus ekstra hati-hati karena adanya genangan air yang bisa mengganggu kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Selain itu, kondisi ini juga menjadi peringatan bagi pemerintah dan instansi terkait untuk segera melakukan perbaikan pada infrastruktur penanggulangan banjir, terutama di wilayah pesisir yang rentan terhadap ancaman banjir rob.

Upaya Penanggulangan

Beberapa upaya telah dilakukan oleh pihak terkait untuk mengatasi banjir rob. Misalnya, petugas pemadam kebakaran dan dinas terkait terlihat aktif melakukan pembersihan saluran air yang tersumbat. Namun, sampai saat ini, genangan air masih terlihat di sejumlah titik.

Masyarakat di sekitar lokasi juga diminta untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, karena hal ini bisa memperparah masalah banjir.

Kesimpulan

Banjir rob di Jalan RE Martadinata merupakan salah satu contoh dari tantangan yang dihadapi oleh wilayah pesisir Jakarta dalam menghadapi perubahan iklim dan kenaikan permukaan air laut. Diperlukan langkah-langkah strategis dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk mengurangi risiko banjir rob di masa mendatang.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan