Banjir Rob Tenggelamkan Pasar Sudimampir, Lalu Lintas Ujung Murung Macet

Banjir Rob Tenggelamkan Pasar Sudimampir, Lalu Lintas Ujung Murung Macet

Banjir Rob Kembali Mengganggu Aktivitas Warga di Banjarmasin

Banjir rob kembali menggenangi sejumlah ruas jalan di Kota Banjarmasin pada Sabtu (3/1/2025) malam. Genangan air laut pasang mengakibatkan beberapa area seperti Jalan Pasar Sudimampir dan sekitarnya terendam air dengan ketinggian mencapai bawah lutut orang dewasa. Kondisi ini menyebabkan gangguan terhadap aktivitas warga setempat.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa air laut yang meluap membanjiri badan jalan dan lingkungan sekitar pasar. Hal ini memaksa pengendara untuk melintasi jalan tersebut perlahan agar tidak mengalami mogok akibat genangan air yang cukup dalam. Di sekitar lokasi, arus lalu lintas tampak padat, terutama di depan Pasar Ujung Murung. Kendaraan roda dua dan roda empat terlihat melintas di tengah genangan air yang menutupi hampir seluruh permukaan jalan.

Selain kawasan pasar, banjir rob juga terjadi di beberapa titik di Jalan Lambung Mangkurat. Padahal, Pemerintah Kota Banjarmasin telah menyelesaikan pembangunan drainase di kawasan tersebut. Namun, kondisi banjir rob tetap terjadi saat pasang air laut meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa solusi yang ada belum sepenuhnya efektif dalam mengatasi masalah banjir rob.

Warga setempat mengeluh bahwa kondisi banjir rob semakin parah dari tahun ke tahun. Mereka mengatakan bahwa banjir rob tidak hanya semakin sering terjadi, tetapi kedalaman air juga semakin dalam, terutama ketika pasang tinggi terjadi bersamaan dengan cuaca mendung atau hujan ringan.

Fahrul (33), seorang warga yang melintas di kawasan Pasar Sudimampir, mengatakan:

“Sekarang ini tiap tahun rasanya makin dalam. Dulu paling cuma basah-basah jalan, sekarang sudah sampai bawah lutut. Kalau pas jam ramai, macet, motor juga banyak yang mogok.”

Keluhan serupa disampaikan oleh Muhidah, seorang warga lainnya. Ia berharap pemerintah dapat segera mencari solusi jangka panjang agar banjir rob tidak terus berulang dan semakin parah setiap tahunnya.

“Kami harap ada solusi yang benar-benar tuntas. Jangan cuma sementara, karena tiap tahun airnya makin tinggi. Kalau dibiarkan, aktivitas warga makin terganggu,” ucap Muhidah.

Penyebab dan Dampak Banjir Rob

Beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab banjir rob di Banjarmasin antara lain:

  • Pasang air laut yang tinggi – Saat pasang air laut naik, air laut mudah meluap ke daratan, terutama di daerah dataran rendah.
  • Cuaca ekstrem – Hujan ringan atau cuaca mendung bisa memperparah kondisi banjir rob.
  • Kurangnya sistem drainase yang efisien – Meskipun telah dibangun, drainase di beberapa wilayah masih dinilai kurang optimal dalam menangani air pasang.

Dampak dari banjir rob tidak hanya terasa pada lalu lintas, tetapi juga pada aktivitas sehari-hari warga. Genangan air membuat jalan tidak nyaman untuk dilewati, sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Selain itu, banjir rob juga berdampak pada kesehatan masyarakat, terutama jika air tidak segera surut dan menimbulkan penyebaran penyakit.

Solusi yang Diharapkan

Warga setempat berharap pemerintah dapat segera merancang solusi yang lebih efektif untuk mengatasi banjir rob. Beberapa langkah yang direkomendasikan antara lain:

  • Peningkatan sistem drainase – Memastikan bahwa saluran air dapat menyerap air pasang secara efisien.
  • Pembangunan tanggul atau bendungan – Untuk mencegah air laut meluap ke daratan.
  • Peningkatan kesadaran masyarakat – Melalui sosialisasi tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi risiko banjir rob.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan