Banjir susulan landa jembatan dan rumah warga Kampung Gemboyah Linge

Banjir susulan landa jembatan dan rumah warga Kampung Gemboyah Linge

Banjir Susulan Kembali Menerjang Kampung Gemboyah

Banjir susulan kembali menghancurkan kampung yang berada di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, yaitu Kampung Gemboyah. Kejadian ini terjadi pada Jumat (2/1/2026) malam, yang menyebabkan jembatan penghubung antarkecamatan kembali putus. Selain itu, sebanyak 67 rumah warga terdampak banjir dan sebagian besar dari mereka masih mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Jembatan yang menjadi satu-satunya akses penghubung antara Kecamatan Jagong Jeget dan Kecamatan Linge tersebut, sebelumnya pernah rusak akibat banjir bandang pada 26 November 2025. Pascakejadian tersebut, warga setempat dan pihak desa mencoba memperbaikinya secara swadaya dengan menyewa alat berat. Meskipun dalam kondisi berhutang, mereka tetap melanjutkan upaya perbaikan hingga jembatan bisa digunakan kembali untuk aktivitas harian.

Namun, banjir susulan yang terjadi kembali merusak jembatan, sehingga akses kembali terputus. Warga juga mengeluhkan bahwa permukiman mereka di sekitar sungai terkena dampak banjir. Alimin, salah satu warga setempat, mengatakan bahwa warga selalu mengungsi ke tempat yang lebih aman setiap kali hujan deras turun.

Kerusakan Parah pada Jembatan

Saat ini, jembatan tersebut tampak mengalami kerusakan parah. Sebagian badan jembatan terlihat menggantung dan berpotensi ambruk. Arus air yang masih keruh menghantam bagian bawah jembatan, membawa material lumpur dan kerikil. Lapisan tanah penyangga di ujung jembatan terkikis, sementara permukaan jembatan dipenuhi endapan lumpur dari banjir sebelumnya.

Warga setempat terlihat berkumpul di sekitar lokasi untuk melihat kondisi jembatan yang kini tidak lagi aman untuk dilalui kendaraan. Aktivitas warga terhenti karena jembatan merupakan akses utama penghubung antarpermukiman di wilayah tersebut.

Penyaluran Bantuan yang Tertunda

Alimin menyampaikan bahwa sejak musibah banjir pertama terjadi, belum ada pimpinan daerah yang datang langsung melihat kondisi Kampung Gemboyah. Ia juga mengungkapkan bahwa bantuan Rp 500 ribu untuk pembersihan rumah belum diterima oleh warga, meskipun di daerah lain sudah disalurkan.

Menurut Kepala Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah, Majid SE MAP, bantuan bagi korban bencana di Kampung Gemboyah disalurkan pada tahap II. Data korban baru diserahkan oleh Reje Gemboyah dan Sekretaris Camat Linge pada Rabu (31/12/2025), setelah penyaluran bantuan tahap pertama selesai.

Majid menjelaskan bahwa Baitul Mal hanya menyalurkan bantuan berdasarkan data korban yang telah diverifikasi oleh pemerintah desa dan kecamatan. Pada tahap pertama tahun 2025, bantuan senilai Rp 500 ribu per KK diberikan kepada 3.361 kepala keluarga di 14 kecamatan di Aceh Tengah.

Bantuan tahap II akan kembali disalurkan pada tahun 2026, sesuai dengan data yang telah diverifikasi. Majid menegaskan bahwa pihaknya sedang berupaya mempercepat pengesahan anggaran agar bantuan dapat segera diberikan kepada warga terdampak.



Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan