Banjir tenggelamkan wilayah Sungai Jingah, warga bawa mesin cuci

Banjir tenggelamkan wilayah Sungai Jingah, warga bawa mesin cuci

Banjir Rob Kembali Menggenangi Wilayah Banjarmasin

Banjirmasuk kembali menggenangi sejumlah wilayah di Banjarmasin, termasuk Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, pada dini hari Sabtu (3/1/2025). Genangan air yang terjadi tidak hanya mengganggu aktivitas warga tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap kondisi rumah dan barang-barang mereka.

Pantauan langsung di lapangan menunjukkan bahwa genangan air merendam berbagai ruas jalan permukiman hingga masuk ke dalam rumah warga. Hal ini disebabkan oleh naiknya level air sungai yang diperparah dengan turunnya hujan gerimis. Keadaan ini membuat warga semakin resah karena tingginya air yang terus meningkat.

Genangan air terlihat merata di kawasan permukiman padat, khususnya di daerah pinggiran sungai seperti Kampung Sasirangan. Di kawasan tersebut, air terpantau cukup dalam hingga menyulitkan warga melakukan aktivitas pada malam hari. Banyak warga tampak berusaha menyelamatkan barang-barang rumah tangga dari terendam air.

Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan meninggikan mesin cuci dan perabot lainnya. Tak sedikit pula kendaraan roda dua yang mengalami kemogokan saat mencoba melintasi jalanan yang tergenang. Warga memilih untuk berjaga-jaga agar tidak terjadi kerugian lebih besar akibat banjir.

Seorang warga, Siah (66), yang tinggal di Jalan Malkon Temon, mengaku bahwa banjir akibat pasang air rob sering terjadi di rumahnya. Ia mengatakan bahwa saat air mulai naik, ia langsung meminta bantuan tetangganya untuk mengamankan perabot rumah tangga.

“Ini sudah sering terjadi, apalagi kalau pas air rob. Tadi saya minta tolong tetangga angkat mesin cuci, takut tenggelam. Kalau sudah masuk rumah begini, susah juga,” ujar Siah saat ditemui di rumahnya yang tergenang air.

Menurut Siah, kondisi semakin mengkhawatirkan ketika hujan turun bersamaan dengan pasang air sungai. Warga pun memilih berjaga-jaga agar air tidak terus merusak peralatan rumah tangga. Pantauan di lokasi juga menunjukkan bahwa jalan lingkungan berubah menjadi seperti sungai kecil. Air memantulkan cahaya lampu rumah dan penerangan jalan, sementara warga berjalan perlahan menembus genangan setinggi mata kaki hingga betis.

Di salah satu rumah warga, terlihat dua pria mengangkat mesin cuci ke tempat yang lebih tinggi. Lantai dapur sudah tergenang air berwarna kecokelatan, sementara ember, peralatan dapur, dan barang rumah tangga lainnya dipindahkan ke area yang lebih aman.

Sementara itu, di ruas jalan lainnya, seorang pengendara terlihat mendorong sepeda motor yang mogok akibat terendam air. Genangan membuat akses warga terganggu, terutama pada malam hari. Warga berharap pasang air rob tidak berlangsung lama dan ada penanganan jangka panjang untuk mengurangi dampak banjir yang hampir rutin terjadi, khususnya di kawasan pinggiran sungai Sungai Jingah.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan