
Bantuan Kemanusiaan Seberat 13 Ton Tiba di Aceh Utara
Pada hari Selasa (2/12/2025) dini hari, bantuan kemanusiaan seberat 13 ton tiba di Pelabuhan Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Bantuan tersebut dibawa oleh Anggota DPD RI asal Aceh, Azhari Cage, dan akan didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak banjir di beberapa wilayah di Aceh.
Bantuan akan disalurkan ke korban banjir di Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang. Jika memungkinkan, bantuan juga akan dikirim ke Bener Meriah dan Aceh Tengah. Azhari Cage bersama relawan akan menyalurkan bantuan langsung ke titik pengungsi seperti Kecamatan Samudera, Muara Batu, Nisam, serta lokasi lainnya.
Selain itu, bantuan juga akan diberikan ke Posko FISIP Siaga Unimal di kampus Kompleks Bukit Indah, Kecamatan Muara Satu Lhokseumawe, yang membuka dapur umum untuk para pengungsi.
Perjalanan Bantuan yang Menguras Energi
Azhari Cage menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil dari sumbangan berbagai pihak yang kemudian dibelanjakan dalam bentuk barang di kawasan Banda Aceh. Pada Minggu (30/11/2025) sekira pukul 22.00 WIB, rombongan berangkat dari Pelabuhan Lampulo, Banda Aceh, menuju Aceh Utara melalui jalur laut karena akses jalan terputus.
Perjalanan laut selama 22 jam ini berjalan lancar hingga akhirnya bantuan tiba di Pelabuhan Krueng Geukueh. Rombongan disambut hangat oleh para pejabat daerah dan unsur terkait.
Isi Bantuan yang Diterima
Bantuan yang diterima terdiri dari berbagai kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, makanan kaleng, minyak makan, serta paket bantuan dari BNPB. Selain itu, Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) turut menyalurkan 1.000 paket bantuan bagi masyarakat yang terdampak musibah.
BNPB juga menyerahkan 100 kotak bantuan berisi perlengkapan seperti handuk, obat-obatan, pampers, dan tisu. Azhari Cage mengatakan bahwa sebelumnya bantuan yang dijadwalkan sebanyak 20 ton dari BNPB tidak sepenuhnya dapat dibawa karena kendala di Lanud Iskandar Muda pada malam sebelumnya.
Dukungan Dana dan Logistik
Selain dukungan logistik, sejumlah pihak juga memberikan bantuan dana. Di antaranya adalah Baitul Mal Sorong dengan jumlah 25 juta rupiah, KH Muhammad Mursyid, MPdI anggota DPD dari Riau, sebesar 5 juta rupiah, dan Mas Har Sorong, anggota DPD dari Papua, sebesar Rp 5 juta. Dana tersebut kemudian ditambahkan dengan dana pribadi serta sumbangan masyarakat lain.
Pertamina juga memberikan dukungan tambahan berupa 5 drum (1 ton) bahan bakar untuk keperluan perjalanan kapal kembali ke Banda Aceh.
Proses Pendistribusian Bantuan
Azhari Cage menjelaskan bahwa bantuan akan didistribusikan melalui beberapa tokoh daerah, termasuk Ketua DPRK Aceh Utara Arafat, Camat Dewantara Mulawir, Camat Nisam, Camat Muara Batu, para perangkat gampong, serta Panglima Daerah II Pase (Ayah Mud), yang akan mengatur pendistribusiannya.
Dia berharap agar seluruh bantuan benar-benar disalurkan kepada masyarakat yang berhak. “Saya mohon rekan-rekan semua dapat menyalurkan bantuan ini kepada yang berhak,” pungkas Azhari Cage.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar