Bapenda ungkap pencapaian peningkatan PAD Kota Singkawang

Bapenda ungkap pencapaian peningkatan PAD Kota Singkawang

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Singkawang Menunjukkan Peningkatan Signifikan

Kota Singkawang masih berada dalam kategori kemampuan fiskal yang relatif rendah, karena kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) belum mencapai 30 persen dari total pendapatan daerah. Namun, meskipun demikian, PAD Kota Singkawang menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun.

Kepala Dinas Bapenda Kota Singkawang, Siti Kodam Mariana, menjelaskan bahwa PAD merupakan bagian dari keseluruhan penerimaan yang diperoleh Pemerintah Kota Singkawang. Selain dari TKD atau transfer ke daerah, PAD juga menjadi salah satu sumber pendapatan utama. Ia menyampaikan bahwa dari tahun ke tahun, PAD Kota Singkawang terus mengalami peningkatan.

Pada tahun 2023, target PAD khusus untuk sektor pajak ditetapkan sebesar Rp75 miliar. Alhamdulillah, realisasinya mencapai sekitar Rp76 miliar atau sekitar 101 persen dari target. Hal ini menunjukkan bahwa target tersebut berhasil direalisasikan.

Tahun 2024, target PAD pajak meningkat tajam menjadi Rp92 miliar. Meskipun realisasi belum sepenuhnya mencapai target, capaiannya tetap sangat baik, yaitu sebesar 99,53 persen atau sekitar Rp91,72 miliar.

Memasuki tahun 2025, target kembali mengalami peningkatan. Meskipun ada kebijakan dari pemerintah pusat terkait subsidi atau diskon listrik yang berdampak pada penurunan nilai pajak, target PAD pajak tetap ditetapkan cukup tinggi, yaitu sebesar Rp133 miliar.

Adanya dua jenis pajak baru yang menjadi sumber penerimaan tambahan, yaitu opsen pajak, turut memengaruhi peningkatan target PAD. Sebelumnya, pajak tersebut merupakan skema bagi hasil antara provinsi dan kabupaten/kota. Namun dengan berlakunya undang-undang baru pada tahun 2025, skema tersebut berubah menjadi opsen.

Artinya, pajaknya tetap dipungut oleh provinsi, sementara opsennya menjadi hak kabupaten/kota, termasuk Kota Singkawang. Dengan adanya opsen ini, target PAD pajak menjadi Rp133 miliar. Dari jumlah tersebut, kontribusi opsen sendiri ditargetkan sebesar Rp36 miliar.

Di luar opsen pun PAD pajak Kota Singkawang tetap mengalami peningkatan, dengan target sebesar Rp97 miliar, dibandingkan tahun 2024. Sampai saat ini, realisasi PAD pajak telah mencapai sekitar 94 persen, atau sebesar Rp125 miliar. Ini merupakan capaian yang cukup baik.

Bapenda telah melakukan berbagai upaya untuk mendorong realisasi PAD, seperti pelaksanaan pekan panutan dan gebyar pajak. Tujuannya adalah memberikan kesempatan dan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya.

Namun, terdapat beberapa objek pajak yang realisasinya belum sepenuhnya tercapai. Salah satunya adalah opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), yang hingga hari ini baru terealisasi sekitar 73 persen, atau sebesar Rp15 miliar dari target Rp20 miliar.



Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan