Barcelona vs Negreira: Dua Pelatih Tak Tahu Laporan Wasit Senilai 7,2 Juta Euro

Kesaksian Mantan Pelatih dan Presiden Barcelona dalam Kasus Negreira

Pada Jumat (12/12), mantan pelatih Barcelona, Ernesto Valverde dan Luis Enrique, serta Presiden klub, Joan Laporta, memberikan kesaksian di hadapan Hakim Alejandra Gil. Mereka hadir dalam penyelidikan terkait kasus Negreira yang sedang berlangsung.

Valverde dan Enrique hadir melalui konferensi video, sementara Laporta memberikan keterangan secara langsung di pengadilan. Pemeriksaan utama difokuskan pada penggunaan laporan wasit yang diduga menjadi alasan di balik pembayaran senilai EUR 7,2 juta. Kedua pelatih secara tegas membantah pernah menerima atau menggunakan laporan tersebut.

Valverde menyatakan bahwa dirinya dan staf kepelatihan tidak pernah ditawari laporan wasit. Ia juga menegaskan bahwa ia tidak membutuhkannya. "Baik saya maupun staf kepelatihan saya tidak pernah ditawari laporan wasit. Tetapi saya juga tidak membutuhkannya," ujar Valverde.

Sementara itu, Luis Enrique menambahkan bahwa selama masa jabatannya, baik saat menangani tim cadangan maupun tim utama, mereka tidak pernah diberi laporan wasit. Ia sepakat dengan pendapat Valverde.

Menyangkal Isu Favoritisme Wasit

Terkait isu favoritisme wasit selama masa jabatan mereka di Barcelona, kedua pelatih membantahnya. Valverde menegaskan bahwa mereka tidak diuntungkan. "Kami tidak diuntungkan," tegasnya.

Luis Enrique menjelaskan bahwa anggapan wasit menguntungkan tim yang menang dan merugikan tim yang kalah adalah dinamika yang lazim dalam sepak bola. Ia menilai hal ini sebagai bagian dari kompetisi sepak bola yang wajar.

Penyimpanan Dokumen oleh Presiden Joan Laporta

Presiden Joan Laporta, yang selalu membela adanya laporan wasit, memberikan keterangan mengenai penyimpanan dokumen tersebut. Ia menjelaskan bahwa laporan dari periode pertamanya sebagai presiden telah dimusnahkan karena kebijakan penghancuran dokumen setiap lima tahun.

Namun, laporan dari periode kepengurusan terakhir Laporta ternyata tersimpan. Ia menyebutkan bahwa lebih dari 600 laporan wasit ditemukan secara kebetulan. "Laporan-laporan itu ditemukan secara kebetulan di dalam sebuah kotak, di bagian belakang lemari," ungkap Laporta.

Mekanisme Pembayaran dan Perpajakan

Laporta mengklaim bahwa ia tidak mengetahui pembayaran tersebut dilakukan kepada Enriquez Negreira, bahkan mengaku tidak mengenalnya. Ia menjelaskan bahwa jumlah pembayaran tersebut tidak dibahas dalam rapat Dewan Direksi saat pertama kali menjabat. Sebab, nilainya dianggap tidak signifikan sehingga tidak perlu dilaporkan kepadanya.

Mengenai praktik saat ini, Laporta membenarkan bahwa pembuatan laporan wasit masih berlanjut. Namun, ia menjelaskan adanya penurunan signifikan dalam biaya tahunan dari EUR 700 ribu menjadi EUR 49 ribu, karena kini proses tersebut ditangani oleh staf yang terdiri atas empat puluh orang di klub.

Dalam persidangan, Laporta juga membahas penyelidikan perpajakan (Hacienda) yang sempat disetujui klub. Ia mengklarifikasi bahwa penyelidikan tersebut sebetulnya dipicu masalah terkait agen FIFA, bukan langsung terkait pembayaran Negreira.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan