Basral Graito, Atlet Skateboard Jalan yang Raih Emas SEA Games 2025, Mulai Tertarik Sejak SD

Sosok Basral Graito Hutomo, Pemuda Solo yang Mengukir Emas di SEA Games Bangkok 2025


Basral Graito Hutomo, seorang pemuda asal Kota Solo, Jawa Tengah, sukses mengukir prestasi gemilang dengan meraih medali emas dalam cabang olahraga skateboard street putra di ajang SEA Games Bangkok 2025. Kemenangan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Indonesia, tetapi juga menjadi bukti bahwa semangat dan dedikasi dapat membawa seseorang mencapai puncak kesuksesan.

Ketertarikan Basral terhadap skateboard dimulai dari usia dini. Awalnya, ia lebih tertarik pada olahraga ekstrem lain seperti BMX. Namun, ketertarikannya berubah saat ia duduk di kelas 3 Sekolah Dasar (SD) pada tahun 2015. Saat itu, Basral mencoba skateboard milik temannya dan langsung jatuh cinta pada olahraga tersebut. Bahkan, ia membeli skateboard pertamanya dengan harga Rp 5.000, sebuah langkah yang menandai awal perjalanan karier olahraganya.

Perjalanan Awal dan Dedikasi yang Luar Biasa

Basral lahir di Tangerang, Banten, namun keluarganya kemudian pindah dan menetap di Kota Solo. Di sana, ia mulai mengenal dunia skateboard. Kakaknya, Arum Kindi Alzabar, menjelaskan bahwa Basral sudah menunjukkan ketertarikan pada skateboard sejak masih duduk di bangku SD. "Dia juga sempat beli skateboard itu harganya cuma Rp 5.000, skate-skatean gitu. Dari situ dia mungkin menemukan hobinya. Dan dia juga sering latihan di depan rumah sini," ujarnya.

Seiring waktu, Basral terus mengasah kemampuannya secara mandiri. Ia tidak hanya sekadar bermain skateboard, tetapi juga berlatih dengan konsistensi tinggi. "Dia bilang, 'Doakan aku ya, Pa, supaya bisa dapat emas. Bisa jadi juara,'" kata Arum. Perkataan itu menunjukkan tekad dan ambisi Basral untuk meraih prestasi terbaik.

Di lingkungan komunitas skateboard Kota Solo, Basral dikenal sebagai sosok yang aktif dan tekun. Tokoh skateboard Solo, Arif Hadiman alias Maman, mengungkapkan bahwa Basral telah dikenal sejak masa SD. "Dulu sempat main di lapangan tenis yang sekarang jadi SMP Negeri, kadang main di jalan, dan kadang main di flyover Purwosari lalu di Taman Pancasila Karanganyar. Tapi seringnya main di jalan," ujarnya.

Menurut Maman, Basral memiliki karakter yang berbeda dibandingkan teman-temannya. Ia dinilai lebih fokus dan konsisten dalam menjalani latihan. "Jadi wajar kalau dia lebih cepat progresnya dari teman-temannya. Dia juga bikin alat sendiri ditaruh di depan rumah, latihan sendiri. Ibaratnya pulang sekolah main, besoknya lagi. Wajar kalau progresnya lebih cepat," katanya.

Bagi Maman, pencapaian Basral di level internasional bukanlah hasil instan, melainkan buah dari kecintaan tulus terhadap skateboard yang telah dijalani sejak kecil. "Atlet itu kan baru-baru saja. Bukan kegiatan itu dinyatakan sebagai atlet ya, karena dia menyukai kegiatan itu, skateboard," tutupnya.

Klasemen Perolehan Medali SEA Games 2025

Sementara itu, klasemen perolehan medali SEA Games 2025 menunjukkan dominasi tuan rumah Thailand. Thailand memimpin dengan raihan 146 medali emas, 90 perak, dan 64 perunggu, total 300 medali. Indonesia berada di posisi kedua dengan 58 emas, 67 perak, dan 64 perunggu, total 189 medali. Vietnam menempati peringkat ketiga dengan 41 emas, 49 perak, dan 72 perunggu, total 162 medali.

Singapura menyusul di posisi keempat dengan 34 emas, 33 perak, dan 40 perunggu, total 107 medali. Malaysia berada di peringkat kelima dengan 27 emas, 28 perak, dan 80 perunggu, total 135 medali. Filipina menempati posisi keenam dengan raihan 26 emas, 40 perak, dan 82 perunggu, total 148 medali.

Di bawahnya, Myanmar berada di peringkat ketujuh dengan 3 emas, 17 perak, dan 23 perunggu. Laos menempati posisi kedelapan dengan 2 emas, 6 perak, dan 16 perunggu, sementara Brunei Darussalam berada di urutan kesembilan dengan 1 emas, 3 perak, dan 4 perunggu. Timor-Leste menutup klasemen sementara di posisi ke-10 dengan raihan 2 medali perunggu dan belum memperoleh emas maupun perak.

Persaingan perolehan medali diperkirakan masih akan terus berubah seiring berjalannya cabang-cabang olahraga yang masih dipertandingkan di SEA Games 2025.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan