Bela Wardatina Mawa, Ummi Pipik Ingatkan Insanul Fahmi: Poligami Dibolehkan Tapi Tidak Dianjurkan!

Ummi Pipik Beri Peringatan Keras pada Insanul Fahmi Terkait Poligami

Pendakwah ternama, Ummi Pipik, menunjukkan sikap tegas dalam menghadapi kasus poligami yang melibatkan Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi. Ia memberikan peringatan keras kepada suami Wardatina tersebut terkait dalil poligami dalam agama Islam.

Kasus ini bermula dari dugaan perselingkuhan antara Insanul Fahmi dengan Inara Rusli. Akibatnya, Wardatina Mawa merasa kecewa dan memilih untuk mundur dari pernikahannya. Tidak hanya itu, Insanul Fahmi juga diketahui telah menikah siri secara diam-diam dengan Inara Rusli.

Tindakan tersebut membuat banyak pihak prihatin, termasuk Ummi Pipik. Meskipun awalnya ia tidak ingin ikut campur dalam urusan rumah tangga, pendakwah ini akhirnya memberikan pandangan dan dukungan kepada Wardatina Mawa.

Pendakwah Ternama Memberi Semangat pada Wardatina Mawa

Dalam unggahan di akun Instagram @intensindigo, Ummi Pipik menyampaikan bahwa ia tidak ingin ikut campur dalam masalah rumah tangga yang bukan ranahnya. Namun, ia ingin memberikan semangat dan wawasan positif kepada Wardatina Mawa agar bisa menjalani hidup dengan lebih tenang.

“Saya tidak mau ikut campur yang bukan ranah saya, cuma kan saya berdakwah saya hanya memberi semangat, memberikan insight yang menenangkan hati dia, memberikan hal-hal yang positif, tapi keputusan haknya Mawa,” ujarnya.

Meski begitu, Ummi Pipik tetap menegaskan bahwa keputusan akhir ada di tangan Wardatina Mawa sendiri. Ia tidak ingin mengintervensi apa pun dalam situasi tersebut.

Mengingatkan tentang Dalil Poligami dalam Al-Quran

Lebih jauh lagi, Ummi Pipik mengingatkan Insanul Fahmi tentang dalil poligami dalam Al-Quran. Ia menyebut bahwa poligami memang diizinkan dalam ajaran Islam, namun harus dilakukan dengan adil dan tanpa menyakiti pihak lain.

Menurut Ummi Pipik, poligami boleh dilakukan oleh orang yang memiliki ilmu dan kesadaran akan tanggung jawab. Jika tidak, maka tindakan tersebut bisa berujung pada rasa sakit bagi orang lain.

“Poligami ada di Alquran, semua yang ada di Alquran pasti baik untuk kita karena itu menjadi petunjuk, menjadi solusi,” ujar Umi Pipik.

Ia menekankan bahwa tidak semua orang layak melakukan poligami. “Yang punya ilmu poligami silakan berpoligami dengan adil tanpa menyakiti. Tapi yang tidak punya ilmu poligami ya jangan ikut-ikutan. Apalagi kalau imbasnya menyakiti orang lain,” tegas Umi Pipik.

Poligami Diperbolehkan, Tapi Tidak Dianjurkan

Ummi Pipik juga menyampaikan bahwa meskipun poligami diperbolehkan dalam agama, namun hal itu tidak dianjurkan jika tidak bisa dilakukan dengan adil. Bukan hanya soal materi, tapi juga perasaan pasangan harus dipertimbangkan.

“Karena poligami itu dibolehkan tapi tidak dianjurkan,” tutup Ummi Pipik.

Respons Netizen atas Pernyataan Ummi Pipik

Pernyataan Ummi Pipik langsung mendapat respons positif dari netizen. Banyak pengguna media sosial yang setuju dengan pandangan pendakwah ini. Mereka juga memberikan dukungan kepada Wardatina Mawa agar bisa bangkit dan melanjutkan hidup dengan lebih bahagia.

Beberapa komentar netizen antara lain:

  • "Seperti itulah pendakwah yang baik ... Top sangat bijak umi Pipik,"
  • "Keputusan yang benar Mawa...tinggalkan orang itu bila sudah menyakitimu..kamu akan mendapatkan yang lebih baik,"
  • "Jawaban bijak dan GK mendukung janda utk mencintai suami org...katanya jangan menyakiti..itu penuh makna bijak,"

Peristiwa ini menunjukkan bahwa masyarakat kini mulai lebih sadar akan pentingnya keadilan dalam hubungan rumah tangga. Ummi Pipik menjadi contoh nyata bagaimana seorang pendakwah dapat memberikan nasihat yang bijak dan bermanfaat bagi masyarakat.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan