Belarus Terima Pengiriman Ketiga Pesawat Tempur Su-30SM2 dari Rusia


Republik Belarus telah menerima batch ketiga dari jet tempur multirole Su-30SM2 yang diproduksi oleh Rusia. Informasi ini diumumkan melalui kanal Telegram resmi Kementerian Pertahanan Belarus.

Jumlah pasti pesawat yang diterima belum diungkapkan secara rinci. Namun, berdasarkan gambar yang beredar di media sosial, terlihat setidaknya dua pesawat yang tampaknya masih berada di sebuah bandara di Rusia. Nomor ekor pesawat tersebut dilaporkan adalah “13” dan “14”.

Batch ketiga ini menandai peningkatan signifikan dalam jumlah pesawat yang diterima Belarus dari Rusia. Sebelumnya, pada bulan Agustus, Belarus menerima batch kedua yang terdiri dari pesawat bernomor “11” dan “12”, yang tiba di Pangkalan Udara Tempur ke-61 di Baranovichi. Sementara itu, pasangan pertama — yaitu pesawat “09” dan “10” — diterima pada bulan Mei 2025 di satuan yang sama.

  • Video: UAC menyerahkan pesawat Su-35S terakhir tahun ini kepada Angkatan Dirgantara Rusia

Sebelum pengiriman varian modern Su-30SM2, Minsk telah menggunakan delapan jet tempur Su-30SM versi sebelumnya. Pesawat-pesawat tersebut dirakit di Pabrik Penerbangan Irkutsk, Rusia.

Pengiriman pesawat ini merupakan bagian dari perjanjian kerangka kerja bilateral yang ditandatangani pada Juni 2017. Dalam perjanjian tersebut, Belarus berkomitmen untuk membeli 12 jet tempur dari Rusia. Dengan penerimaan batch ketiga ini, Belarus semakin mendekati penyelesaian jadwal yang disepakati. Selain itu, pengiriman pesawat ini juga memperkuat kekuatan aviasi tempurnya dengan pesawat multirole generasi terbaru.

Beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan dalam pengiriman ini antara lain:

  • Kemajuan teknologi: Pesawat Su-30SM2 merupakan versi terbaru dari keluarga Su-30 yang dilengkapi dengan sistem elektronik canggih dan kemampuan serangan udara yang lebih baik.
  • Kemampuan operasional: Dengan penambahan pesawat baru, Belarus dapat meningkatkan kapasitas operasionalnya dalam menjaga kedaulatan udaranya serta memperkuat kesiapan militer.
  • Kerja sama strategis: Pengiriman pesawat ini menunjukkan hubungan diplomatik dan militer yang kuat antara Belarus dan Rusia. Hal ini juga mencerminkan komitmen kedua negara dalam menjaga stabilitas regional.

Selain itu, pengiriman pesawat ini juga menjadi indikasi bahwa Belarus sedang mempersiapkan diri menghadapi ancaman keamanan yang mungkin muncul di wilayah Eropa Timur. Dengan peningkatan armada udara, Belarus dapat meningkatkan kemampuan pertahanannya dalam skenario konflik atau situasi darurat.

Pengiriman pesawat ini juga memberikan dampak positif terhadap industri penerbangan Rusia, karena produksi pesawat seperti Su-30SM2 tetap berjalan meskipun ada tantangan global. Hal ini menunjukkan bahwa Rusia masih mampu memenuhi permintaan dari mitra-mitranya di luar negeri.

Dengan adanya penambahan pesawat baru, Belarus akan memiliki keuntungan dalam hal pengawasan udara, serangan jarak jauh, dan kemampuan koordinasi dengan pasukan darat. Ini bisa menjadi langkah penting dalam membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan militer negara tersebut.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan