
Pemkab Belitung Menerima Hibah 100 Unit Oxygen Concentrator dari Kemenkes
Pemerintah Kabupaten Belitung menerima bantuan berupa 100 unit oxygen concentrator dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia. Alat kesehatan ini akan digunakan untuk memperkuat pelayanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan, terutama di puskesmas dan puskesmas pembantu (pustu), termasuk wilayah kepulauan.
Wakil Bupati Belitung, Syamsir, menyampaikan bahwa hibah ini sangat membantu mengingat kebutuhan oksigen di fasilitas kesehatan primer masih cukup tinggi. Ia menjelaskan bahwa seluruh unit alat kesehatan tersebut akan didistribusikan oleh dinas kesehatan ke seluruh puskesmas dan pustu, termasuk di pulau-pulau kecil yang kini sudah teraliri listrik.
Alhamdulillah, nanti kepala dinas kesehatan yang membagikan ke seluruh puskesmas dan pustu sampai wilayah kepulauan karena alat ini sangat dibutuhkan jika ada warga yang membutuhkan oksigen, ujar Syamsir pada Kamis (11/12/2025).
Hibah oxygen concentrator dari Kemenkes ini berawal dari kunjungan kerja Wakil Bupati bersama dinas kesehatan ke pemerintah pusat. Kunjungan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari pengajuan pembangunan Puskesmas Selat Nasik yang diajukan sejak tahun 2018.
Alhamdulillah, kami merespons cepat permintaan pusat untuk melengkapi dokumen, ucapnya.
Syamsir menegaskan bahwa jika daerah harus membeli sendiri oxygen concentrator dengan spesifikasi yang bagus, harganya bisa mencapai Rp21 juta per unit. Oleh karena itu, hibah dari Kemenkes menjadi dukungan besar bagi daerah.
Seratus unit oxygen concentrator yang diterima Pemkab Belitung akan dibagikan sebanyak 35 unit untuk setiap puskesmas di wilayah kecamatan, sedangkan pustu akan menerima satu unit. Syamsir juga memberikan pesan agar alat kesehatan tersebut dirawat dengan baik, serta fasilitas habis pakai seperti selang atau adaptor mulut perlu dianggarkan secara rutin.
Harapannya alat ini dirawat. Tinggal dianggarkan untuk alat yang dipasang di mulut karena itu habis pakai dan harus langsung dibuang. Mudah-mudahan peralatan ini bisa dipergunakan dan bermanfaat bagi warga yang membutuhkan, tutur Syamsir.
Dia juga berharap, tahun depan Kabupaten Belitung bisa masuk prioritas bantuan pembangunan sehingga Puskesmas Selat Nasik dapat memiliki fasilitas rawat inap dan sumber daya manusia (SDM) kesehatan yang lebih memadai.
Puskesmas Selat Nasik melayani warga di empat desa. Banyak bantuan yang tersedia dari pusat, tinggal kita mau mengurus atau tidak, termasuk bantuan alat ini, ujar Syamsir.
Distribusi Oxygen Concentrator ke Fasilitas Kesehatan
Dalam proses distribusi, setiap puskesmas akan menerima antara 3 hingga 5 unit oxygen concentrator, tergantung jumlah penduduk dan kebutuhan di wilayah masing-masing. Sementara itu, setiap pustu hanya akan menerima satu unit untuk memenuhi kebutuhan dasar di wilayah terpencil.
- Penyebaran alat ini dilakukan dengan mempertimbangkan lokasi geografis dan aksesibilitas.
- Dinas kesehatan akan bertanggung jawab sepenuhnya dalam mendistribusikan alat kesehatan tersebut.
- Wilayah kepulauan juga mendapatkan perhatian khusus dalam penyaluran alat ini.
Perawatan dan Penggunaan Alat
Perawatan alat kesehatan ini sangat penting agar dapat berfungsi optimal. Syamsir menekankan bahwa selang dan adaptor mulut yang digunakan sebagai komponen pendukung harus dianggarkan secara rutin, karena merupakan alat yang mudah rusak dan harus diganti setiap kali digunakan.
- Alat-alat habis pakai harus disediakan secara berkala.
- Petugas kesehatan diwajibkan memastikan alat tetap dalam kondisi baik.
- Pelatihan penggunaan alat juga diperlukan agar semua staf kesehatan memahami cara mengoperasikannya.
Harapan untuk Puskesmas Selat Nasik
Selain distribusi alat, Syamsir juga berharap agar Puskesmas Selat Nasik dapat meningkatkan fasilitasnya, termasuk memiliki ruang rawat inap dan SDM yang memadai. Hal ini diperlukan karena puskesmas ini melayani warga dari empat desa yang tersebar di wilayah yang cukup luas.
- Peningkatan infrastruktur dan SDM menjadi fokus utama dalam rencana pembangunan ke depan.
- Dukungan dari pemerintah pusat sangat penting dalam mewujudkan harapan ini.
- Partisipasi aktif masyarakat dan pihak terkait diperlukan untuk memastikan keberhasilan program.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar