
Pelabuhan Benoa Catat Rekor Kunjungan Kapal Pesiar Tahun 2025
Pelabuhan Benoa, yang berada di Denpasar, Bali, berhasil mencatat rekor jumlah kunjungan kapal pesiar pada tahun 2025. Otoritas pelabuhan melaporkan bahwa sepanjang tahun tersebut, terdapat sebanyak 65 kapal pesiar yang mampir dan melayani lebih dari 140 ribu turis asing.
Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 2024, yang hanya mencatat 56 kunjungan kapal pesiar dengan total arus penumpang sebanyak 107.717 orang. Peningkatan ini juga terlihat sejak tahun 2023, ketika jumlah kunjungan mencapai 48 kali dengan arus penumpang sebanyak 78.241 orang.
General Manager Pelabuhan Benoa, AA Gde Agung Mataram, menyampaikan bahwa pihaknya selalu mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bagi para penumpang. Ia juga menambahkan bahwa pada tahun 2026, sebanyak 73 kapal pesiar mewah telah mendaftar untuk singgah dan bersandar di Pelabuhan Benoa.
Peningkatan jumlah kapal pesiar ini didorong oleh peningkatan kapasitas sandar di kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH). Pihak pelabuhan memproyeksikan bahwa jumlah kunjungan kapal pesiar pada 2026 akan meningkat sekitar lima persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Perluasan Fasilitas Pelabuhan Benoa
Pelabuhan Benoa saat ini mampu melayani kapal pesiar besar (destination port) serta layanan embarkasi dan debarkasi penumpang (turn around). Perluasan fasilitas ini dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya permintaan dari kapal pesiar yang ingin singgah di Bali.
Salah satu perubahan penting adalah peningkatan kapasitas dermaga timur untuk kapal pesiar. Sebelumnya, panjang dermaga hanya 350 meter, namun kini telah diperpanjang menjadi 500 meter persegi. Dengan penambahan kapasitas ini, Pelabuhan Benoa kini mampu menampung dua kapal pesiar jumbo secara bersamaan.
Awal Tahun 2026 dengan Kedatangan Kapal Pesiar Pertama
Menandai awal tahun 2026, kapal pesiar pertama yang merapat di Pelabuhan Benoa adalah Ovation of the Seas pada hari Kamis (1/1). Kapal pesiar yang benderanya berasal dari Bahama ini memiliki panjang 348 meter dan bobot sebesar 168.666 Gross Tonnage (GT). Kapal ini membawa 3.431 penumpang dan 1.542 kru.
Kedatangan kapal pesiar ini menunjukkan bahwa Pelabuhan Benoa semakin menjadi destinasi utama bagi wisatawan internasional yang ingin berkunjung ke Bali. Dengan fasilitas yang terus ditingkatkan dan jumlah kapal pesiar yang semakin bertambah, Pelabuhan Benoa siap menjawab tantangan dan meningkatkan pengalaman wisatawan yang datang ke Bali.
Proyeksi Tahun 2026
Pihak pelabuhan optimis bahwa jumlah kunjungan kapal pesiar pada 2026 akan terus meningkat. Dengan adanya peningkatan kapasitas dan fasilitas yang lebih lengkap, Pelabuhan Benoa tidak hanya menjadi tempat singgah yang nyaman, tetapi juga menjadi pusat pariwisata maritim yang menarik minat banyak kapal pesiar internasional.
Selain itu, pelabuhan ini juga berkomitmen untuk terus memperbaiki kualitas layanan, termasuk dalam hal keselamatan dan kenyamanan penumpang. Dengan langkah-langkah proaktif ini, Pelabuhan Benoa diharapkan bisa menjadi contoh dalam pengembangan pariwisata maritim di Indonesia.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar