
Ringkasan Berita:
- Sesosok mayat ditemukan di dalam tedmond di Dusun Patin, Desa Suka Jaya, Musi Banyuasin.
- Peristiwa itu terungkap berawal saat warga mencium aroma tak sedap dan banyak dijumpai lalat.
- Begitu diperiksa ternyata ditemukan jasad seorang pria di dalam tedmond.
nurulamin.pro, SEKAYU – Proses terungkapnya penemuan mayat pria tanpa identitas di Dusun Patin, Desa Suka Jaya, Musi Banyuasin, bermula dari kecurigaan warga yang melihat kerumunan lalat dan mencium aroma tidak sedap yang menyengat dari sebuah penampungan air (tedmon), Jumat (2/1/2026) sore.
Warga yang penasaran kemudian mendekat dan melakukan pengecekan ke dalam tedmon tersebut, hingga akhirnya dikejutkan dengan sesosok jasad yang sudah membusuk di dalamnya.
Temuan ini segera dilaporkan ke Polsek Bayung Lencir, yang kemudian langsung mengerahkan personel untuk melakukan olah TKP guna mengungkap misteri keberadaan jasad di tempat yang tidak wajar tersebut.
"Jasad pertama kali ditemukan oleh warga karena mencium aroma tidak sedap, setelah dicek pada tempat penampungan air atau tedmond ternyata ada mayat di dalamnya," ungkap Kapolsek Bayung Lencir AKP Tiyan Kalingga, Sabtu (3/1/2025).
Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab kematian korban di dalam tedmon.
"Apabila ada masyarakat yang mengenali atau mengetahui identitas korban, diminta segera melapor ke pihak berwajib,"ujarnya.
Mayat Kedua Ditemukan
Tak berselang lama, peristiwa kedua terjadi pada pukul 18.30 WIB di pondok Rumah Makan Dolok Martimus, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Bayung Lencir. Seorang pria bernama Nurdin Nasution (41), yang diketahui berprofesi sebagai sopir, ditemukan meninggal dunia di lokasi tersebut.
"Dari keterangan saksi, korban awalnya hendak dibangunkan namun tidak memberikan respons. Setelah dicek lebih lanjut ternyata korban ini telah meninggal dunia,"ungkapnya.
Korban Nurdin Nasution kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bayung Lencir untuk dilakukan pemeriksaan medis.
Hasil pemeriksaan luar oleh dokter menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Pada tubuh tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung,"jelasnya.
Pihaknya memastikan bahwa kedua peristiwa ini tidak saling berkaitan, namun tetap dilakukan penanganan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
"Kita mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta segera melapor kepada pihak berwajib apabila menemukan kejadian mencurigakan atau peristiwa serupa di lingkungan sekitar,"tutupnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar