BERITA TERKINI: 10 VILA DI PECATU BALI LILAP API, KERUGIAN CAPAI 3 MILIAR RUPAH

BERITA TERKINI: 10 VILA DI PECATU BALI LILAP API, KERUGIAN CAPAI 3 MILIAR RUPAH

Kebakaran di Kompleks Villa Desa Harmonis, Tidak Ada Korban Jiwa

Kebakaran terjadi di kompleks Villa Desa Harmonis yang berada di Jalan Labuan Sait, Banjar Dinas Tengah Pecatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, pada Kamis 1 Januari 2026 dini hari. Peristiwa ini terjadi tidak lama setelah malam pergantian Tahun Baru.

Menurut Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung, I Wayan Wirya, kebakaran pertama kali dilaporkan oleh seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. Laporan tersebut diterima oleh petugas Damkar dan Penyelamatan Badung sekira pukul 00.47 WITA, beberapa menit setelah api mulai membesar dari area kompleks villa.

“Begitu menerima laporan, petugas langsung bergerak ke lokasi. Personel berangkat pukul 00.49 Wita dan tiba di lokasi pukul 00.54 Wita,” ujar Wayan Wirya.

Ia menambahkan bahwa api dengan cepat menjalar dan menghanguskan 10 unit villa, termasuk area lobi, serta meluas ke villa Bilabong yang berada di sebelahnya. Beruntung, peristiwa kebakaran ini tidak menelan korban jiwa. Lima penghuni villa seluruhnya berhasil menyelamatkan diri.

Akibat kebakaran tersebut, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 3 miliar. Dugaan sementara menyebutkan bahwa penyebab kebakaran berasal dari kembang api.

“Penyebab sementara diduga berasal dari kembang api,” ungkapnya.

Petugas membutuhkan waktu sekitar 3 jam 30 menit untuk memadamkan api hingga benar-benar dinyatakan aman setelah dilakukan pendinginan. Proses pemadaman dilakukan dengan menggunakan tujuh unit mobil pemadam kebakaran dari sejumlah pos, yakni Pos Induk Badung, Pos Puspem Badung, Pos Kunti, Pos ITDC, serta bantuan dari POA BPG.

Total air yang digunakan selama proses pemadaman mencapai sekitar 53.000 liter. “Personel dari beberapa pos kami kerahkan untuk memastikan api bisa dikendalikan dan tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya,” jelasnya.

Respons Darurat dan Upaya Pemadaman

Pemadaman api dilakukan dengan koordinasi yang baik antara petugas damkar dan bantuan dari pos-pos lainnya. Tim pemadam kebakaran bekerja secara intensif untuk memastikan api tidak menyebar ke area lain yang berpotensi membahayakan.

Proses pemadaman dimulai segera setelah petugas tiba di lokasi. Mereka melakukan upaya maksimal untuk membatasi penyebaran api. Meski begitu, api tetap sulit dikendalikan karena kondisi angin yang cukup kencang dan adanya bahan bakar yang mudah terbakar di sekitar lokasi.

Selama proses pemadaman, para petugas juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan dinas terkait lainnya. Tujuannya adalah untuk memastikan keselamatan warga sekitar dan menghindari kemungkinan kecelakaan yang lebih besar.

Kerugian Material dan Proses Investigasi

Kerugian material akibat kebakaran ini sangat besar, mencapai sekitar Rp 3 miliar. Dalam laporan resmi, jumlah kerugian tersebut dihitung berdasarkan estimasi nilai properti yang terbakar dan biaya perbaikan yang diperlukan.

Sementara itu, tim investigasi sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan penyebab pasti kebakaran. Meskipun dugaan awal menyebutkan kembang api sebagai penyebab, pihak berwenang masih memeriksa bukti-bukti lain yang mungkin terkait.

Hasil investigasi akan menjadi dasar dalam menentukan langkah-langkah pencegahan ke depan. Diharapkan, kejadian serupa tidak terulang lagi dan masyarakat dapat lebih waspada terhadap risiko kebakaran, terutama saat perayaan tahun baru atau acara yang melibatkan kembang api.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan