
Berita Terpopuler Hari Ini
Berikut ini adalah berita terpopuler hari ini yang telah diangkat oleh beberapa sumber. Berita-berita ini menarik perhatian pembaca karena berbagai alasan, baik itu terkait isu sosial, keamanan, maupun kebijakan pemerujuk.
1. 15 Guru SMKN Talibura Mengeluhkan Data Tidak Valid pada Info GTK
Sebanyak 15 guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Talibura, Kabupaten Sikka, NTT mengeluhkan kondisi data mereka yang tidak valid pada sistem Informasi Data Guru dan Tenaga Kependidikan (Info GTK).
Menurut para guru, meskipun sudah mengajar selama 24 hingga 30 jam sesuai dengan Surat Keputusan (SK) pembagian tugas mengajar, data mereka tetap tidak muncul dalam sistem. Bahkan, ada guru honorer yang tidak mengajar sama sekali, namun data mereka tercatat sebagai memiliki jam mengajar sebanyak 24 jam dan sudah terbit SK Tunjangan Profesi (SKTP).
Para guru ini sudah berulang kali berkoordinasi dengan kepala sekolah dan pengawas pembina, tetapi tidak ada respon atau perubahan yang signifikan. Hal ini membuat mereka merasa kecewa dan tidak diakui usaha mereka dalam proses pendidikan.
2. Kapolsek Weliman Membantah Isu Perjudian Merajalela
Kapolsek Weliman, Ipda Fridus Bere, memberikan penjelasan terkait adanya informasi yang menyebutkan bahwa jajarannya membiarkan praktik perjudian di wilayah Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka.
Ia menegaskan bahwa pihaknya selalu memberikan imbauan kepada warga untuk tidak melakukan praktik perjudian karena dapat menyebabkan kesengsaraan dalam kehidupan rumah tangga. Selain itu, pihak kepolisian juga aktif melakukan penindakan terhadap pelaku perjudian jika ditemukan.
3. Pemprov NTT Fokus pada Program OVOP
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat pelaksanaan program One Village One Product (OVOP) sebagai strategi utama pembangunan ekonomi desa.
Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, menjelaskan bahwa OVOP dirancang sebagai upaya pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan, bertahap, dan berbasis kolaborasi lintas sektor. Tujuannya adalah untuk menggerakkan potensi desa dan komunitas agar lebih mandiri dan berkembang secara ekonomi.
4. Keluarga Korban KM Putri Sakinah Terus Berdoa
Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban tenggelamnya kapal KM Putri Sakinah. Pencarian memasuki hari ke-delapan dan masih nihil hasil.
Ketiga korban yang hilang adalah Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol. Proses pencarian akan dilanjutkan pada hari Minggu, yang merupakan hari terakhir masa perpanjangan operasi pencarian.
Keluarga korban terus mendaraskan doa dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo, berharap korban bisa ditemukan secepatnya.
5. Tim SAR Gabungan Meminta Bantuan Nelayan Pulau Rinca
Dalam upaya mencari ketiga korban WNA asal Spanyol, tim SAR gabungan menghampiri nelayan di Pulau Rinca untuk meminta bantuan.
Pada Sabtu (3/1/2026), tim SAR bertemu tiga kapal motor nelayan yang sedang berlabuh. Nelayan tersebut sedang beristirahat dan menunggu waktu yang tepat untuk memancing.
Mereka diberikan informasi dan himbauan terkait pencarian korban yang belum ditemukan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar