BMKG: Aceh Diguncang 11 Gempa Pukul 11.10 WIB

Gempa Bumi Mengguncang Aceh, Terjadi 11 Kali dalam Sehari

Pada hari ini, Aceh diguncang sebanyak 11 kali gempa bumi. Peristiwa tersebut terjadi mulai dari dini hari hingga siang hari sekitar pukul 11.10 WIB. Informasi ini disampaikan oleh Kepala BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin.

Daftar Gempa yang Terjadi Hari Ini

Berikut adalah daftar detail gempa yang terjadi di Aceh hari ini:

  • Pukul 00.13 WIB: Magnitudo 2.2 di Kabupaten Pidie Jaya dengan kedalaman 5 km.
  • Pukul 00.33 WIB: Magnitudo 1.8 dengan kedalaman 2 km.
  • Pukul 01.02 WIB: Magnitudo 2.3 di Kabupaten Gayo Lues dengan kedalaman 5 km.
  • Pukul 01.10 WIB: Magnitudo 1.6 di Kabupaten Bener Meriah dengan kedalaman 6 km.
  • Pukul 01.16 WIB: Magnitudo 2.8 di Kabupaten Gayo Lues dengan kedalaman 3 km.
  • Pukul 06.58 WIB: Magnitudo 2.7 di Kabupaten Bener Meriah dengan kedalaman 4 km.
  • Pukul 07.07 WIB: Magnitudo 1.2 di Kota Subulussalam dengan kedalaman 4 km.
  • Pukul 07.12 WIB: Magnitudo 1.7 di Kabupaten Gayo Lues dengan kedalaman 11 km.
  • Pukul 09.13 WIB: Magnitudo 4.4 di Kabupaten Aceh Jaya dengan kedalaman 10 km.
  • Pukul 10.00 WIB: Magnitudo 2.0 di Kabupaten Bener Meriah dengan kedalaman 10 km.
  • Pukul 11.10 WIB: Magnitudo 2.8 di Kabupaten Aceh Jaya dengan kedalaman 29 km.

Penyebab Gempa dan Aktivitas Sesar

Andi Azhar Rusdin menjelaskan bahwa gempa yang terjadi di berbagai lokasi di Aceh disebabkan oleh aktivitas sesar, baik yang ada di laut maupun di darat. BMKG terus melakukan pemantauan terhadap kegempaan di wilayah Aceh.

Selain itu, ia menambahkan bahwa gempa tektonik yang terjadi sejak kemarin, Selasa (30/12) malam telah meningkatkan aktivitas vulkanik pada gunung Bur Ni Telong di Kabupaten Bener Meriah.

Status Gunung Bur Ni Telong Naik Level

Pada tanggal 30 Desember 2025, pukul 20.43 WIB hingga 22.45 WIB, beberapa kali gempa vulkanik terjadi di sekitar lima km sebelah barat daya puncak atau dekat gunung Bur Ni Telong. Akibatnya, status gunung tersebut naik menjadi level III atau siaga. Masyarakat di kawasan tersebut sudah mulai dievakuasi.

Imbauan kepada Masyarakat

Andi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ia menekankan agar masyarakat hanya mengikuti informasi resmi dari BMKG melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi seperti Instagram/Twitter @infoBMKG, website (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau aplikasi mobile (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan