BMKG Umumkan Peringatan Hujan Lebat NTB 12-14 Desember 2025

BMKG Umumkan Peringatan Hujan Lebat NTB 12-14 Desember 2025

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di NTB

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Zainul Abdul Majid mengeluarkan peringatan dini cuaca hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tanggal 12-14 Desember. Masyarakat diminta untuk tetap waspada menghadapi ancaman bencana seperti banjir, tanah longsor, serta gelombang tinggi di perairan selatan NTB.

Wilayah Terdampak Hujan Lebat dan Angin Kencang

Wilayah-wilayah yang diprediksi akan terkena dampak hujan sedang hingga lebat adalah sebagai berikut:

  • Kota Mataram: Ampenan, Mataram, Cakranegara, Sekarbela, Selaparang, Sandubaya
  • Kabupaten Lombok Barat: Gerung, Kediri, Narmada, Sekotong, Labuapi, Gunungsari, Lingsar, Batu Layar
  • Kabupaten Lombok Tengah: Praya, Batukliang, Praya Timur, Janapria, Pringgarata, Kopang, Praya Tengah, Batukliang Utara
  • Kabupaten Lombok Timur: Keruak, Sakra, Terara, Sikur, Masbagik, Sukamulia, Selong, Pringgabaya, Aikmel, Sambelia, Montong Gading, Pringgasela, Suralaga, Wanasaba, Sembalun, Suwela, Labuhan Haji, Sakra Timur, Sakra Barat, Jerowaru
  • Kabupaten Lombok Utara: Tanjung, Bayan, Pemenang
  • Kabupaten Sumbawa: Lunyuk, Utan, Moyo Hulu, Ropang, Plampang, Empang, Labuhan Badas, Labangka, Rhee, Unter Iwes, Moyo Utara, Lenangguar
  • Kabupaten Sumbawa Barat: Jereweh, Taliwang, Brang Ene
  • Kabupaten Bima: Tambora, Sanggar, Madapangga, Woha, Langgudu, Lambu, Sape, Wera, Ambalawi, Palibelo, Belo, Soromandi, Donggo, Bolo, Lambitu, Wawo, Monta, Parado
  • Kabupaten Dompu: Pekat, Kempo, Dompu, Kilo, Woja, Manggalewa, Pajo, Hu'u
  • Kota Bima: Asakota, Rasana'e Barat, Mpunda, Raba, Rasanae Timur

Potensi Bencana dan Ancaman yang Harus Diwaspadai

Dengan adanya potensi hujan lebat dan angin kencang, masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap ancaman bencana seperti:

  • Banjir
  • Tanah longsor
  • Genangan air
  • Angin kencang
  • Kilat/petir
  • Berkurangnya jarak pandang
  • Baliho roboh
  • Pohon tumbang

Selain itu, masyarakat yang tinggal di sekitar pesisir dan pengguna jasa transportasi laut, nelayan, serta wisatawan bahari juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gelombang tinggi yang mencapai ketinggian sekitar 2 meter di perairan selatan NTB. Wilayah yang terancam antara lain:

  • Selat Lombok bagian selatan
  • Selat Alas bagian selatan
  • Samudera Hindia selatan NTB

Rekomendasi dan Tindakan Pencegahan

Untuk meminimalkan risiko bencana, masyarakat diimbau agar:

  • Memperhatikan informasi cuaca secara berkala
  • Menjauhi daerah rawan banjir atau longsor
  • Menghindari aktivitas di luar rumah saat cuaca ekstrem
  • Melakukan persiapan darurat seperti menyimpan alat kebutuhan dasar dan perlengkapan keselamatan

Pemerintah setempat juga disarankan untuk segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan respons cepat dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan