BNPB: Korban Jiwa Bencana Sumatra Capai 1.167 Orang, Pengungsi Berkurang


nurulamin.pro,
JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa jumlah korban jiwa akibat bencana hidrometeorologi di Sumatra dan Aceh mencapai 1.167 jiwa.

Abdul mengungkapkan bahwa terjadi penambahan sebanyak 10 orang yang ditemukan di Aceh Utara. Ia menjelaskan bahwa pencarian dan pertolongan oleh tim SAR gabungan masih terus berlangsung, khususnya di kabupaten/kota yang masih menetapkan status tanggap darurat.

"Hari ini penambahan dari Aceh Utara sebanyak 10 jiwa sehingga per hari ini 3 Januari 2026 total korban jiwa menjadi 1.167 jiwa," ujarnya saat konferensi secara daring, Sabtu (3/1/2026).

Di sisi lain, terjadi penurunan jumlah pengungsi sebesar 122.507 jiwa atau menjadi 257.780. Sementara itu, jumlah korban yang hilang sebanyak 165 jiwa.

Abdul menyampaikan bahwa korban yang tinggal di pengungsian karena kediamannya mengalami rusak berat atau hanyut terbawa banjir.

Selain itu, pembersihan di sejumlah lokasi terus dilakukan, terutama di fasilitas pendidikan mengingat minggu depan para siswa/i memasuki tahun pendidikan semester genap. Rencananya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah akan membuka langsung kegiatan belajar di wilayah terdampak.

"Beberapa titik sudah bersih dan ini terus dikebut proses pembersihan baik itu sekolah umum maupun madrasah," jelasnya.

Lebih lanjut, penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) telah berlangsung secara progresif. Dari data yang dipaparkan sejak Selasa, 30 Desember 2025 hingga Jumat, 2 Januari 2026 sudah ribuan KK telah mengajukan DTH.

Berikut rincian permintaan dan penyaluran DTH di beberapa provinsi:
Sumatra Barat: total permintaan sebanyak 2.227 KK dengan total penyaluran 1.291;
Sumatra Utara: total permintaan 4.502 KK dengan total penyaluran 2.543;
* Aceh: total permintaan 10.060 KK dengan total penyaluran 876.

Perlu diketahui bahwa penerima DTH diperuntukan bagi warga terdampak yang tidak ingin tinggal di hunian sementara (Huntara).

"Kita harapkan satu dua hari di awal minggu depan bisa kita selesaikan 100%, [terutama] Aceh kemudian berikutnya juga bisa selesai lebih cepat," pungkasnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan