
Penemuan Jasad Bocah 9 Tahun yang Tenggelam di Sungai Ciujung
Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan jasad Kevin Marfeliansyah, seorang bocah berusia 9 tahun yang menjadi korban tenggelam di aliran Sungai Ciujung, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang. Penemuan ini terjadi setelah proses pencarian yang dilakukan selama beberapa hari.
Jasad Kevin ditemukan sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian. Pihak keluarga meminta agar jenazah korban diserahkan untuk dimakamkan. Proses penyerahan berlangsung dengan lancar dan penuh keharuan, mengingat keluarga telah menantikan kepastian tentang keberadaan korban sejak pertama kali kejadian dilaporkan.
Upaya pencarian melibatkan berbagai unsur seperti Sat Brimobda Polda Banten, Basarnas Banten, BPBD Kabupaten Serang, Polres Serang, Polsek Cikande, Koramil Cikande, serta tim Mapala. Tim melakukan penyisiran aliran sungai menggunakan perahu karet dan metode pencarian darat.
Proses pencarian dimulai sejak Kamis (11/12/2025) hingga Jumat pagi hari. Setelah beberapa waktu mencari, akhirnya korban ditemukan. Petugas kemudian menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga di rumah duka.
Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi maupun visum et repertum terhadap jenazah Kevin. Mereka menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah dan memilih segera memakamkan korban sesuai adat keluarga.
Kapolsek Cikande AKP Tatang membenarkan bahwa keluarga menolak pemeriksaan lebih lanjut. "Kami sudah memberikan penjelasan terkait prosedur yang berlaku. Namun keluarga secara resmi menyampaikan penolakan otopsi dan menerima peristiwa ini sebagai musibah," ujar Tatang, Jum'at (12/12/2025).
Lebih lanjut, Tatang menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang bekerja keras sejak awal laporan masuk. "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel dari berbagai instansi yang terlibat. Kerja sama yang solid membuat proses pencarian dapat berjalan cepat dan efektif," katanya.
Dengan ditemukannya korban, proses pencarian resmi ditutup. Jajaran kepolisian berharap peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area sungai, terutama ketika kondisi arus sedang deras.
Tim SAR Gabungan Berhasil Menemukan Korban
Beberapa hal penting dalam proses pencarian ini adalah:
- Keterlibatan berbagai instansi Tim SAR gabungan terdiri dari berbagai lembaga seperti Sat Brimobda Polda Banten, Basarnas Banten, BPBD Kabupaten Serang, Polres Serang, Polsek Cikande, Koramil Cikande, serta tim Mapala.
- Metode pencarian Tim melakukan penyisiran aliran sungai menggunakan perahu karet dan metode pencarian darat.
- Waktu pencarian Proses pencarian dimulai sejak Kamis (11/12/2025) hingga Jumat pagi hari.
- Penyerahan jenazah Petugas menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga di rumah duka.
- Penolakan autopsi Keluarga menolak dilakukan autopsi maupun visum et repertum terhadap jenazah Kevin.
Peran Kapolsek Cikande
Kapolsek Cikande AKP Tatang memberikan pernyataan terkait penolakan keluarga terhadap otopsi. Ia menjelaskan bahwa pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan ingin segera memakamkan korban sesuai adat keluarga.
Tatang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dari berbagai instansi yang terlibat dalam proses pencarian. Ia menilai kerja sama yang solid antar instansi membuat proses pencarian berjalan cepat dan efektif.
Harapan Jajaran Kepolisian
Setelah proses pencarian selesai, jajaran kepolisian berharap peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area sungai, terutama ketika kondisi arus sedang deras. Dengan demikian, diharapkan tidak terjadi kejadian serupa di masa depan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar